Sebanyak 25 orang yang sempat terjebak di dalam terowongan akibat ledakan di wilayah timur laut India dipastikan tewas. Insiden maut ini terjadi di sebuah terowongan yang sedang dalam tahap pembangunan untuk proyek pembangkit listrik tenaga air di Distrik Namchi, Negara Bagian Sikkim.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Para korban diketahui telah terjebak di dalam terowongan sejak Senin (20/7) lalu. Berdasarkan keterangan dari perusahaan listrik milik negara, National Hydroelectric Power Corporation (NHPC), ledakan tersebut dipicu oleh semburan mendadak yang diduga berasal dari kantong gas metana di dalam formasi bebatuan.
Semburan gas itu menimbulkan kepulan asap pekat serta gas beracun yang langsung memerangkap para pekerja di area dalam terowongan. Dari total 25 korban jiwa yang tercatat, sebanyak 19 orang di antaranya merupakan pekerja dari kontraktor swasta Patel Engineering Limited.
Operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan berbagai lembaga terkait akhirnya resmi ditutup pada Kamis setelah berjalan selama empat hari penuh. Pihak berwenang setempat menyampaikan duka mendalam atas musibah ini.
"Secara tragis, seluruh 25 orang tersebut meninggal dunia, dan jenazah mereka berhasil dievakuasi selama operasi berlangsung," ujar pihak berwenang dalam pernyataan resminya.
Temuan awal di lapangan mengindikasikan bahwa insiden ini dipicu oleh kebocoran gas yang mudah terbakar di dalam struktur terowongan. Kendati demikian, otoritas setempat menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan kerja ini masih harus menunggu hasil penyelidikan menyeluruh dari tim ahli.