Pesawat ruang angkasa LINK milik Katalyst Space berhasil memulihkan kendali sikap setelah pembaruan software penerbangan diunggah, sebagaimana dilaporkan NASA pada 11 Agustus 2026. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, langkah tersebut menjadi pencapaian krusial dalam upaya menyelamatkan observatorium Swift yang mengalami peluruhan orbit menuju atmosfer Bumi.
Pembaruan software itu dirancang untuk menjaga stabilitas menggunakan aktuator tersisa pada pesawat LINK, seperti dijelaskan dalam pengumuman resmi badan antariksa tersebut. Mengutip laporan dari Nature World News, tim misi kini mempersiapkan serangkaian pembakaran mesin dan manuver guna menyelaraskan orbit sebelum mencoba menangkap satelit Swift dalam waktu dekat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSatelit Swift diluncurkan pada November 2004 untuk mendeteksi ledakan sinar gama dengan respons cepat, namun kini menghadapi ancaman masuk kembali ke atmosfer secara tidak terkendali karena hambatan udara yang meningkat. Berdasarkan analisis Kabayan News, misi penyelamatan seharga USD 30 juta ini merupakan uji coba komersial pertama untuk menangkap serta menaikkan kembali orbit satelit yang tidak pernah dirancang untuk diservis sebelumnya.
Sebelum pemulihan ini tercapai, pesawat LINK sempat mengalami masalah kendali sikap dan berputar akibat kerusakan pada komponen roda reaksi serta sistem pendorong gas dingin setelah peluncurannya pada 3 Juli 2026 lalu. Pemulihan total memakan waktu sekitar dua pekan melalui berbagai manuver presisi yang menghemat bahan bakar demi kelanjutan misi penangkapan observatorium ilmiah tersebut.