Aksi arogan pengendara sepeda motor yang nekat melintas di atas trotoar kembali terjadi dan memicu kegeraman publik. Kali ini, sebuah insiden pelanggaran lalu lintas di trotoar Jalan Kartini, Depok, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial setelah pelaku yang ditegur justru bertindak intimidatif dengan mengaku-ngaku sebagai prajurit TNI.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Peristiwa tersebut bermula saat seorang pejalan kaki bernama Novi sedang berjalan dari arah Stasiun Depok menuju Jalan Pemuda pada Jumat, 3 Juli 2026. Menurut penuturan Novi, sebuah sepeda motor tiba-tiba melaju dari arah berlawanan di atas trotoar dan berhenti tepat di hadapannya. Merasa haknya sebagai pejalan kaki terganggu, Novi pun langsung menghadang dan menegur pengendara tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemotor berbatik hijau itu awalnya berdalih hanya mengikuti pengendara lain yang juga melintas di trotoar. Namun, situasi memanas ketika pria tersebut diduga mencoba mengintimidasi Novi dengan mengeklaim dirinya sebagai seorang anggota TNI. Dari pantauan redaksi, video adu mulut tersebut langsung tersebar luas dan memancing berbagai reaksi negatif dari warganet.
Setelah rekaman video tersebut viral di jagat maya, identitas asli sang pemotor akhirnya terungkap ke publik. Pria arogan tersebut ternyata sama sekali bukan anggota militer, melainkan hanya seorang pekerja di bidang marketing. Menyadari aksinya menjadi sorotan tajam, pelaku akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan dan kebohongan yang telah dilakukannya.
Menanggapi insiden yang mencatut nama institusi militer ini, Kapuspen TNI meminta agar pihak berwajib segera memproses pelanggar tersebut sesuai hukum yang berlaku demi memberikan efek jera. Di sisi lain, tindakan berani Novi yang mempertahankan hak pejalan kaki di trotoar menuai banjir pujian dan apresiasi dari masyarakat luas di media sosial.