Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Muhammad Salahuddin Bima merilis informasi prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Bima dan Dompu. Berdasarkan laporan resmi dari prakirawan BMKG Bima, Alpen, kondisi cuaca secara umum didominasi cerah hingga berawan, meski potensi hujan ringan secara lokal masih dapat terjadi di beberapa wilayah pada siang hingga sore hari.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, pola cuaca pada pagi hingga siang hari diprakirakan cerah berawan. Memasuki siang hingga sore hari, awan tebal berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan. Sementara itu, pada malam hingga dini hari, kondisi atmosfer diperkirakan kembali stabil dan cerah berawan.
Menurut BMKG, pergerakan angin permukaan di wilayah tersebut didominasi dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan rata-rata berkisar 10 hingga 25 km/jam, serta kecepatan maksimum mencapai 35 km/jam. Suhu udara diperkirakan berada pada rentang 21 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif 50 hingga 80 persen.
Dari pantauan redaksi terkait keselamatan maritim, BMKG turut menyoroti dinamika tinggi gelombang di perairan sekitar. Di Pelabuhan Bima, Pelabuhan Sape, dan perairan utara Bima, tinggi gelombang berada pada kategori rendah hingga sedang, yaitu 0,5 hingga 1,25 meter. Namun, gelombang lebih tinggi berkisar 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Bima serta Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau berhati-hati dan perhatikan kondisi cuaca serta tinggi gelombang laut lebih dari dua meter terutama saat melakukan aktivitas diperairan sekitar perairan selatan bima dan perairan nusa tenggara barat," kata Alpen dalam rilis resminya.
Selain imbauan keselamatan maritim, BMKG Bima juga mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi dampak musim kemarau. Menurut BMKG, warga diharapkan menggunakan air secara bijak serta aktif menjaga lingkungan guna mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sembari tetap memperbarui informasi cuaca melalui saluran resmi BMKG.