Berdasarkan laporan media setempat, pemerintah memperpanjang batas akhir program pemutihan dan renegosiasi utang massal bertajuk Novo Desenrola hingga 31 Agustus 2026. Kebijakan ini dihadirkan untuk membantu masyarakat memulihkan kesehatan finansial mereka melalui berbagai kemudahan pembayaran serta diskon menarik.
Mengutip laporan media, program ini telah mencatatkan angka fantastis dengan pergerakan dana mencapai miliaran real sejak peluncurannya. Kendati demikian, tidak semua warga bisa langsung mendaftar karena pemerintah menerapkan filter ketat berdasarkan batas penghasilan, usia utang, serta jenis kredit yang tertunggak.
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, khususnya melalui skema Desenrola Famílias, terdapat batasan penghasilan maksimal yang telah ditentukan. "Analisis kelayakan akan dilakukan langsung oleh lembaga keuangan terkait menggunakan sistem internal serta data dari Bank Sentral," demikian penjelasan resmi yang dikutip dari laporan media.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, jenis utang yang bisa direnegosiasi harus memenuhi kriteria tertentu, seperti pinjaman dengan suku bunga tinggi yang mendominasi beban konsumen sehari-hari. Pemerintah bersama sejumlah bank besar seperti Caixa Econômica Federal, Banco do Brasil, hingga Itaú turut serta memastikan proses keringanan ini berjalan lancar.
Sebagai catatan penting bagi debitur, pembersihan nama dari daftar hitam lembaga keuangan tidak terjadi serta-merta setelah penandatanganan kontrak. Sebagaimana diwartakan oleh media, status kredit macet baru akan dicabut setelah konsumen sukses melunasi cicilan pertama dari perjanjian baru yang telah disepakati.