Gemuruh persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tidak hanya terasa dalam agenda persidangan, tetapi juga menggeliatkan sektor ekonomi kreatif lokal. Salah satu yang merasakan dampak positifnya adalah Ahmad Arif Alwan, seorang pengusaha konveksi asal Perum Denanyar Indah, Jombang.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, kesibukan di rumah produksi milik Alwan meningkat drastis menjelang hari puncak acara. Tumpukan kain, kaos, tas, hingga jersey tampak memadati meja produksi, di mana para pekerja bekerja ekstra untuk memenuhi lonjakan permintaan merchandise bertema Muktamar.
Mengutip keterangan dari media lokal, Alwan menuturkan bahwa momentum perhelatan akbar ini menjadi berkah tersendiri bagi usaha yang dirintisnya sejak tahun 2016. Ia mengaku aktivitas produksinya saat ini meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari-hari biasa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Alhamdulillah, menjelang Muktamar ke-35 NU ini pesanan meningkat cukup signifikan. Omzetnya bisa mencapai sekitar Rp150 juta," ujar Alwan, sebagaimana dikutip dari laporan TribunJatim.com pada Kamis (20/8/2026).
Pria berusia 31 tahun ini menambahkan bahwa ia telah mempekerjakan 11 orang untuk berjibaku menyelesaikan pesanan yang masuk. Salah satu produk primadona adalah kaos, di mana sebanyak 2.000 potong telah rampung diproduksi meskipun agenda Muktamar masih menyisakan waktu sepekan lagi.
Adapun produk yang ditawarkan dibanderol dengan harga yang bervariasi, yakni kisaran Rp65 ribu hingga Rp120 ribu, bergantung pada jenis dan spesifikasi bahan. Lonjakan permintaan yang drastis ini menuntut Alwan dan timnya untuk bekerja dengan ritme lebih cepat demi memastikan seluruh pesanan selesai tepat waktu.