Dekarbonisasi industri kini menjadi strategi krusial bagi perusahaan demi mempertahankan daya saing di tengah ketatnya tuntutan pasar global terhadap produk rendah emisi.
Head of Business Development Greenvolt Power Indonesia Bobby Benly menegaskan bahwa transisi energi wajib dipandang sebagai investasi jangka panjang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Energy transition bukan hanya bicara mengenai compliance atau peraturan, kita harus melihat lebih dalam bahwa ini menjadi bagian dari competitive advantage suatu perusahaan," ujar Bobby dalam acara Kolaborasi Industri Menuju Dekarbonisasi Nasional.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, langkah nyata tersebut mulai diterapkan oleh PT Lautan Luas Tbk melalui rencana pemasangan PLTS di delapan lokasi dengan total kapasitas 1.436 kWp.
Penggunaan energi surya tersebut diproyeksikan mampu memangkas emisi karbon hingga ribuan ton setiap tahunnya demi mendukung keberlanjutan lingkungan.
Chairman Indonesia ESG Professional Association Herry Ginanjar menyampaikan bahwa sektor industri menyumbang sekitar 34 persen emisi karbon nasional meskipun berperan besar terhadap perekonomian.
Dari analisis Kabayan News, kolaborasi lintas sektor mutlak diperlukan agar proses transisi energi nasional berjalan efektif tanpa membebani pihak tertentu saja.