Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Gedung di Simpang Lima Boyolali...
EKONOMI

Gedung di Simpang Lima Boyolali Disulap Jadi Showroom Susu, Ini Isinya

By Bambang Prasetyo 2 min read 20 Agustus 2026
Gedung eks arsip di Simpang Lima Boyolali akan direvitalisasi menjadi showroom susu untuk promosi UMKM

Gedung eks arsip di Simpang Lima Boyolali akan direvitalisasi menjadi showroom susu untuk promosi UMKM

Pemerintah Kabupaten Boyolali tengah bersiap melakukan transformasi terhadap wajah kota mereka. Gedung bekas kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) yang berlokasi strategis di area Simpang Lima Boyolali akan dialihfungsikan menjadi showroom susu serta berbagai produk olahannya.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Boyolali telah menyiapkan anggaran sebesar Rp660 juta untuk membiayai proyek revitalisasi bangunan tersebut. Langkah ini diambil sebagai bagian dari misi untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah sekaligus memantapkan citra Boyolali sebagai Kota Susu.

Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, Ahmad Gojali, menegaskan bahwa revitalisasi ini hanya akan menyentuh bagian interior gedung di sisi depan. Pihaknya memastikan bentuk asli bangunan di bagian belakang yang merupakan cagar budaya akan tetap dijaga keasliannya.

"Gedung yang direvitalisasi adalah gedung arpus bagian tengah taman patung kuda dan hanya bagian depan. Jadi tidak mengubah bentuk gedung yang ada di bagian belakang yang merupakan cagar budaya. Hanya mempercantik bagian interior," ujar Ahmad Gojali sebagaimana dikutip dari laporan media setempat.

Gojali menjelaskan bahwa konsep showroom yang diusung nantinya menyerupai sebuah kafe atau restoran yang mengedepankan susu segar beserta olahannya sebagai menu utama. Tempat ini diharapkan menjadi destinasi bagi wisatawan maupun masyarakat umum yang ingin menikmati produk unggulan khas Boyolali.

Untuk memastikan operasional berjalan profesional, pengelolaan showroom susu ini nantinya akan diserahkan kepada Perusda PT Aneka Karya Boyolali. Produk yang nantinya disajikan pun telah dipastikan melalui proses pengawasan mutu ketat oleh Disnakkan Boyolali.

Selain sebagai tempat kuliner, fasilitas ini ditujukan sebagai pusat edukasi dan promosi bagi para pelaku UMKM lokal. Pemkab Boyolali berharap keberadaan showroom ini mampu menarik minat wisatawan lokal hingga mancanegara untuk singgah dan merasakan langsung produk susu asli dari daerah tersebut.

Proyek ini ditargetkan rampung sebelum masa kontrak berakhir pada Desember 2026. Sementara itu, untuk fungsi kearsipan yang sebelumnya berada di lokasi tersebut, kini telah dipusatkan di gedung baru di area Perpustakaan Remen Maos yang terletak di sisi selatan Simpang Lima.

Topics
boyolali umkm kota susu pariwisata ekonomi daerah
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.