Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Harga Karet Tembus Rp22 Ribu, Petani...
EKONOMI

Harga Karet Tembus Rp22 Ribu, Petani Musi Banyuasin Sumringah

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 23-07-2026
Petani karet di Musi Banyuasin menyadap getah karet di perkebunan

Petani karet di Musi Banyuasin menyadap getah karet di perkebunan

Stabilnya harga komoditas karet dalam beberapa pekan terakhir disambut penuh rasa syukur oleh para petani di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Berdasarkan data lelang terbaru di tingkat Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB), harga bahan olahan karet rakyat tersebut bahkan berhasil menyentuh angka Rp22.269 per kilogram.

Sebagaimana dilaporkan tribunnews.com, Ketua UPPB Bayung Lencir, Akhip Muzaki, mengonfirmasi bahwa harga karet bertahan konsisten di atas kisaran Rp22 ribu per kilogram. Capaian tertinggi tercatat di UPPB Mendis Sumber Makmur senilai Rp22.269 per kilogram, disusul UPPB Mekar Jaya yang meraih harga Rp22.035 per kilogram. "Kalau melihat hasil lelang beberapa waktu terakhir, harga masih relatif stabil di kisaran Rp22 ribuan per kilogram. Kondisi ini cukup baik dibandingkan periode sebelumnya," ujar Akhip.

Menurut analisis pengamatan tim redaksi, konsistensi tren positif harga karet di tingkat daerah ini dipicu oleh tingginya penyerapan dan permintaan bahan baku industri di pasar global. Lonjakan permintaan internasional tersebut secara langsung memberikan dampak linier terhadap nilai tawar dan ketahanan harga bokar di tingkat kelompok tani.

Kondisi pasar yang membaik ini dirasakan langsung dampaknya oleh para peternak dan petani lokal. Seorang petani karet, Suyanto, menuturkan rasa leganya atas stabilitas harga saat ini di tengah melonjaknya biaya operasional. "Alhamdulillah harga karet sekarang masih stabil. Melihat harga stabil kami petani yang sebagai sumber penghasilan utama keluarga menjadi lebih semangat," ungkap Suyanto.

Dari analisis awak media, bertahannya harga karet di level premium ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan roda ekonomi masyarakat pedesaan di Musi Banyuasin. Pendapatan yang memadai dinilai sangat vital agar para petani mampu memenuhi kebutuhan operasional modal pupuk, pemeliharaan kebun, hingga menjaga daya beli keluarga sehari-hari.

Topics
harga karet musi banyuasin petani karet uppb bayung lencir ekonomi daerah komoditas pertanian
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.