Harga kedelai berjangka mencatatkan kenaikan tipis berkisar 2 hingga 5 sen pada perdagangan sesi tengah hari Senin. Berdasarkan laporan pasar komoditas, rata-rata harga tunai nasional kedelai turut terkerek naik sebesar 2,75 sen menjadi $11,35 per bushel.
Pengamatan Kabayan News menunjukkan penguatan harga kedelai ini didorong rilis data pengiriman ekspor mingguan dari Federal Grain Inspection Service (FGIS). Lembaga di bawah naungan Departemen Pertanian Amerika Serikat atau USDA tersebut mencatat volume ekspor kedelai mencapai 399.201 metrik ton pada pekan yang berakhir 8 Agustus.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeVolume pengiriman tersebut menunjukkan peningkatan 15 persen dibandingkan pekan sebelumnya, meskipun masih berada di bawah catatan periode yang sama tahun lalu. Jerman tercatat sebagai destinasi utama pengiriman dengan volume mencapai 86.260 metrik ton, diikuti oleh Meksiko dan Jepang.
Pelaku pasar kini tengah menantikan publikasi laporan World Agricultural Supply and Demand Estimates (WASDE) dari USDA yang dijadwalkan rilis pekan depan. Survei analis memperkirakan hasil panen kedelai nasional AS berada di kisaran 52,9 bushel per acre dengan total produksi mencapai 4,47 miliar bushel.
Sementara itu, kontrak berjangka kedelai untuk pengiriman bulan Agustus 2026 berada pada posisi $11,61 per bushel dengan kenaikan 4,75 sen. Sentimen positif pasar tetap terjaga di tengah dinamika pasokan global dan proyeksi persediaan akhir musim.