Transformasi ekonomi daerah dan percepatan pemulihan pascabanjir menjadi fokus utama yang disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran dalam Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat, 7 Agustus 2026.
"Kami bergerak cepat melakukan penanganan darurat, penambahan enam unit alat peringatan dini, serta penataan ruang berbasis risiko bencana demi resiliensi kota," ujar Fadly saat memaparkan langkah taktis pemerintah kota menangani dampak banjir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeFadly mengungkapkan bahwa arah transformasi ekonomi daerah mengacu pada RPJPD 2022 hingga 2045 demi mewujudkan Padang sebagai kota jasa terkemuka, maju, berbudaya, serta berkelanjutan.
Kota Padang kini didukung tiga kekuatan utama meliputi sektor pendidikan dengan 180 ribu mahasiswa, sektor perdagangan yang menyumbang 17,52 persen PDRB, serta sektor pariwisata yang mendatangkan 5,3 juta wisatawan.
Penghargaan Tokoh Berjasa Warnai Peringatan HJK Padang
Momentum peringatan Hari Jadi Kota Padang ke-357 juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada sejumlah figur publik yang dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah kota bersama DPRD Padang menyerahkan piagam serta pin emas kepada 12 tokoh masyarakat berprestasi dari berbagai bidang berdasarkan Keputusan Wali Kota Padang Nomor 432 Tahun 2026.
Deretan penerima penghargaan tersebut mencakup berbagai sektor mulai dari keagamaan, kebudayaan, lingkungan hidup, kesehatan, hingga bidang pendidikan dan teknologi informasi.
Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para tokoh dalam memajukan kesejahteraan masyarakat serta mengharumkan nama Kota Padang di tingkat regional maupun nasional.