Revolusi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence tidak akan mengakibatkan hilangnya jutaan lapangan kerja karena kebutuhan manusia dalam menyelesaikan berbagai masalah akan terus ada.
Berdasarkan laporan yang disampaikan mantan ekonom Dana Moneter Internasional Chris Richardson dalam National AI Forum di Canberra, kehadiran teknologi canggih ini justru menghadirkan peluang terbesar dalam sejarah modern.
Mengutip pernyataan para pemimpin industri termasuk miliarder Richard Branson serta mantan politisi Bill Shorten, tantangan terbesar bagi tenaga kerja saat ini terletak pada tingkat literasi dan kesiapan pendidikan menghadapi otomatisasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeStudi dari Ernst & Young mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap teknologi di Australia masih tergolong rendah dibandingkan negara lain, sehingga memicu perdebatan moral di tengah masyarakat.
Meski demikian, Pusat AI Nasional menegaskan perkembangan automasi sejauh ini belum menimbulkan penurunan pada pasar tenaga kerja global maupun domestik.
Pihak penyelenggara konferensi tingkat tinggi tersebut mempertemukan unsur pengusaha, pendidik, serikat pekerja, serta pemerintah guna merumuskan strategi adaptasi skala besar bagi seluruh angkatan kerja.