Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Kenya Lipat Gandakan Target Energi,...
EKONOMI

Kenya Lipat Gandakan Target Energi, Tantangan Tarif Listrik

By Redaksi Kabayan News 2 min read 19 Agustus 2026
Kenya lipat gandakan target kapasitas energi terbarukan demi industri

Kenya lipat gandakan target kapasitas energi terbarukan demi industri

Kenya melipatgandakan target jangka panjang untuk memperluas kapasitas energi terbarukan hingga 5.500 megawatt dari sekitar 1.500 megawatt saat ini guna mendukung kebutuhan industri yang melonjak. Target ambisius tersebut mencakup pengembangan 2.000 megawatt tenaga nuklir, 700 megawatt tenaga air, serta berbagai proyek panas bumi baru di berbagai wilayah.

Langkah strategis ini memperkuat posisi Kenya sebagai pemimpin global dalam pemanfaatan energi bersih karena sekitar 93% pasokan listrik nasional saat ini sudah bersumber dari energi terbarukan. Kendati demikian, para ahli mengingatkan bahwa pertumbuhan energi bersih harus dibarengi reformasi kontrak utilitas, jaringan listrik, dan pembiayaan agar dapat menekan harga di tingkat konsumen.

"Kami telah menyesuaikan lintasan pertumbuhan jangka panjang dari 1.500 megawatt ke jalur pembangunan energi terbarukan sebesar 5.500 megawatt," ujar CEO KenGen Peter Njenga dalam keterangan resminya.

Parlemen Kenya sebelumnya mendesak Kementerian Energi untuk menyusun kebijakan renegosiasi perjanjian pasokan listrik dengan produsen independen. Anggota parlemen menilai penurunan harga grosir dapat memberikan ruang bagi perusahaan utilitas untuk memangkas tarif konsumen tanpa mengganggu kesehatan finansial perusahaan.

Tantangan Biaya Infrastruktur dan Efisiensi Distribusi

Konsumen industri di Kenya saat ini menanggung tarif listrik berkisar antara $0.18 hingga $0.23 per kilowatt-jam. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan tarif di Afrika Selatan dan Mesir yang hanya sekitar $0.03, serta Maroko dan Etiopia yang berada di kisaran $0.05 per kilowatt-jam.

Tingginya tarif ini dipicu oleh biaya infrastruktur yang mahal serta beban tambahan dari distribusi, pajak, dan fluktuasi nilai tukar. Selain itu, jaringan distribusi yang kurang efisien menyebabkan lebih dari 20% listrik terbuang akibat kegagalan teknis dan sambungan ilegal, jauh di atas rata-rata global sebesar 8% hingga 10%.

"Satu dari sekian banyak peluang untuk meningkatkan efisiensi adalah membenahi jaringan distribusi yang mengalami kehilangan energi lebih dari 20%," ungkap pakar keuangan iklim FSD Kenya Mugwe Manga.

Para pemangku kepentingan menilai bahwa keberhasilan target energi bersih Kenya sangat bergantung pada konsistensi reformasi regulasi pasar. Ujian utama pemerintah saat ini adalah memastikan penambahan kapasitas listrik hijau benar-benar diiringi penurunan beban tarif bagi masyarakat luas.

Topics
kenya energi terbarukan nuklir panas bumi kengen tarif listrik fsd kenya afrika
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.