Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Kinerja Saham GM Salip Ford Pasca...
EKONOMI

Kinerja Saham GM Salip Ford Pasca Buyback, Begini Datanya

By Redaksi Kabayan News 2 min read 19 Agustus 2026
General Motors catat lonjakan saham usai buyback USD 6 miliar

General Motors catat lonjakan saham usai buyback USD 6 miliar

General Motors mencatatkan performa saham yang melesat hingga 77 persen melewati Ford setelah dewan direksi menyetujui program buyback saham senilai USD 6 miliar pada 11 Juni 2024. Aksi korporasi tersebut berlanjut dengan kenaikan dividen sebesar 25 persen serta tambahan buyback USD 6 miliar pada Februari 2025 dan Januari 2026.

Rangkaian aksi korporasi tersebut berhasil memangkas jumlah saham beredar General Motors hingga 893 juta lembar atau 35 persen lebih rendah dibandingkan kuartal II 2023. Di sisi lain, Ford memilih fokus mempertahankan imbal hasil dividen sebesar 4,18 persen serta program pembelian kembali saham dalam skala yang lebih kecil.

Berdasarkan data pasar, General Motors mencatatkan lonjakan 50,23 persen dalam periode trailing 1 year, sementara Ford membukukan kenaikan 30,66 persen. Meskipun demikian, dinamika pasar berubah pada tahun berjalan di mana Ford mampu mengungguli rival utamanya tersebut.

Kinerja keuangan General Motors pada kuartal II menunjukkan laba per saham atau EPS disesuaikan mencapai USD 3.57, melampaui ekspektasi pasar di angka USD 3.18. Manajemen juga menaikkan panduan kisaran EBIT disesuaikan setahun penuh ke angka USD 14,0 miliar hingga USD 16,0 miliar.

Perbandingan Kinerja Saham dan Prospek Wall Street

Secara year to date, Ford mencatatkan kenaikan saham sebesar 12,85 persen yang sejalan dengan indeks SPY di angka 12,54 persen. Sementara itu, General Motors tertinggal di level 3,41 persen meskipun sempat mendominasi pada periode sebelumnya.

Pertumbuhan laba kuartal tahun-ke-tahun Ford melonjak tajam sebesar 430,8 persen seiring menyusutnya kerugian pada lini kendaraan listrik Model E serta peningkatan pelanggan berbayar Ford Pro mencapai 1,6 juta. CEO Jim Farley menyebut perusahaannya kini bertransformasi menjadi entitas yang jauh lebih disiplin dan menguntungkan.

Dari sisi valuasi Wall Street, konsensus target harga analis untuk General Motors berada di level USD 100.04 dengan rasio P/E forward di kisaran 6 kali. Kepemilikan institusional General Motors tercatat tinggi mencapai 90,5 persen, sedangkan Ford berada di angka 68,0 persen dengan P/E forward 8 kali.

Para analis menilai General Motors tetap menjadi pilihan menarik bagi investor yang mengincar konversi kas yang stabil melalui mesin buyback terbesar di Detroit. Sebaliknya, Ford menawarkan volatilitas tinggi dengan potensi leverage operasional dari basis biaya yang lebih ramping.

Topics
general motors ford saham gm saham ford buyback saham wall street bursa saham otomotif keuangan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.