Dunia bisnis modern saat ini sangat akrab dengan istilah startup atau perusahaan rintisan. Secara umum, istilah ini merujuk pada proyek atau perusahaan baru yang diinisiasi oleh seorang wirausahawan guna mencari, mengembangkan, dan memvalidasi model bisnis yang dapat berkembang secara cepat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berbeda dengan UMKM pada umumnya yang mungkin hanya fokus pada mata pencaharian mandiri, startup dirancang untuk tumbuh besar dan melampaui fase pendiri tunggal. Di tahap awal, para perintis dihadapkan pada ketidakpastian yang signifikan serta tingkat kegagalan yang tidak bisa dibilang kecil.
Meski demikian, sebagian kecil dari perusahaan rintisan ini mampu mencatatkan kesuksesan gemilang hingga bertransformasi menjadi unicorn. Unicorn sendiri merupakan sebutan bagi perusahaan swasta non-publik yang memiliki valuasi nilai pasar melampaui angka satu miliar dolar Amerika Serikat.
Dalam praktiknya, perjalanan membangun sebuah startup bukanlah hal yang instan. Para pendiri biasanya memulai langkah mereka dengan memvalidasi kebutuhan pasar, membangun purwarupa produk minimal yang layak, serta menerapkan prinsip manajemen yang fleksibel agar mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan.