Kurs Poundsterling terhadap Euro bertahan di dekat level tertinggi dua pekan pada perdagangan Selasa seiring sikap investor menanti rilis data ekonomi krusial dari Inggris dan kawasan Euro. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, pergerakan nilai tukar mata uang tersebut terpantau stabil di kisaran 1.1701 Euro tanpa perubahan berarti.
Mata uang Poundsterling mempertahankan posisi di tengah minimnya rilis data domestik berkat ekspektasi suku bunga Bank of England yang masih kuat. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris kembali melampaui level 5 persen akibat lonjakan harga minyak dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, mata uang Euro tertahan di dekat level terendah dua pekan terhadap Poundsterling akibat sepi dari agenda rilis data ekonomi Zona Euro. Tekanan tambahan muncul dari korelasi negatif Euro terhadap penguatan mata uang US Dollar selama sesi perdagangan.
Agenda ekonomi selanjutnya berfokus pada rilis data inflasi final Jerman bulan Juli yang dijadwalkan hari Rabu. Sebagaimana dilaporkan dari analisis pasar, penguatan inflasi di ekonomi terbesar Eropa tersebut berpotensi memberikan tenaga baru bagi pemulihan nilai tukar Euro.
Pelaku pasar kini mengarahkan perhatian penuh pada rilis data produk domestik bruto atau PDB Inggris hari Kamis mendatang. Pertumbuhan ekonomi domestik yang meleset dari estimasi diprediksi bakal menekan kembali laju pergerakan Poundsterling di pasar global.