Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil BMG Ariola, Label Musik...
EKONOMI

Profil BMG Ariola, Label Musik Jerman di Bawah Sony Music

By Dewi Lestari • 2 min read • 7 Agustus 2026
Logo BMG Ariola label rekaman Jerman di bawah Sony Music

Logo BMG Ariola label rekaman Jerman di bawah Sony Music

Ariola atau yang lebih dikenal dengan nama Ariola Records, Ariola Express, Ariola-Eurodisc, dan BMG Ariola merupakan salah satu label rekaman tertua asal Jerman. Perusahaan yang didirikan pada 1958 ini kini berada di bawah naungan konglomerat media internasional Sony Music Entertainment.

Ariola Eurodisc GmbH pertama kali dibentuk sebagai divisi musik dari perusahaan penerbitan raksasa asal Jerman, Bertelsmann. Ekspansi bisnis dilakukan dengan mendirikan sejumlah anak perusahaan di berbagai negara, termasuk Ariola America yang berbasis di Los Angeles pada 1975.

Kiprah Ariola America di pasar musik Amerika Serikat terbilang gemilang. Label ini berhasil mencetak singel nomor satu di tangga lagu Billboard lewat lagu "Torn Between Two Lovers" milik Mary MacGregor (1976) dan "Knock on Wood" versi Amii Stewart (1979). Selain itu, label ini juga menaungi artis seperti Gene Cotton, The Three Degrees, dan band asal Kanada, Prism.

Pada era 1980-an, Ariola semakin memperkuat posisinya dengan mengakuisisi Arista Records dan Hansa Records pada 1979. Selanjutnya, pada 1983, Ariola menjual 50 persen saham Arista ke RCA Records sebelum akhirnya RCA diakuisisi oleh General Electric dan menjual kembali sahamnya ke Ariola.

Saat ini Ariola tetap aktif sebagai unit usaha di bawah Sony Music Group dan beroperasi di Jerman. Perjalanan panjang label ini menunjukkan bagaimana sebuah perusahaan rekaman lokal mampu bertransformasi menjadi bagian dari ekosistem musik global yang besar.

Selama masa kejayaannya, Ariola juga memiliki beragam anak usaha untuk pasar khusus, seperti Ariola-Athena untuk rekaman spoken word, Ariola Benelux untuk kawasan Benelux, serta Eurodisc untuk merilis musik klasik di Eropa. Label ini juga sempat memiliki divisi pengembangan perangkat lunak bernama Ariolasoft pada 1980-an.

Topics
ariola bmg ariola sony music label rekaman jerman sejarah musik bertelsmann ariola records ariola america musik global industri musik
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.