Rencana IPO Anthropic dijadwalkan berlangsung pada Oktober dengan target valuasi mencapai USD 2 triliun di tengah lonjakan pendapatan pesat. Perusahaan pembuat model AI Claude tersebut berpotensi mencatatkan rekor penawaran saham perdana terbesar dalam sejarah pasar modal, melampaui pencapaian SpaceX.
Berdasarkan laporan media, diskusi internal terkait angka valuasi masif itu masih terus berjalan dan belum diputuskan secara resmi oleh manajemen. Lonjakan ambisi perusahaan didorong oleh pendapatan yang melampaui USD 47 miliar pada Mei lalu, serta perkiraan penjualan tahunan yang diproyeksikan menembus kisaran USD 100 miliar hingga USD 120 miliar menjelang akhir 2026.
Meski demikian, analis pasar memperingatkan bahwa target valuasi tersebut mengasumsikan pertumbuhan tanpa henti yang rentan terhadap risiko geopolitik serta regulasi. Menurut pengamatan Kabayan News, ekspansi masif infrastruktur AI ini memicu kekhawatiran luas dari para investor mengenai keberlanjutan siklus pendanaan dan potensi risiko di pasar global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, adopsi teknologi Claude terus meluas di berbagai perusahaan global Fortune 500 untuk menangani alur kerja yang kompleks. Alfred Lin selaku mitra di Sequoia Capital mengungkapkan bahwa Claude berhasil menjembatani kebutuhan operasional dunia usaha saat ini dengan masa depan kecerdasan buatan di lingkungan enterprise.
Kendati mencatat traksi bisnis yang kuat, Anthropic masih harus menghadapi sejumlah tantangan regulasi serta tensi hukum yang melibatkan Departemen Pertahanan AS. Persaingan ketat dari model alternatif berbiaya rendah dan kekhawatiran terkait pembatasan ekspor turut menjadi ujian tersendiri bagi kesiapan perusahaan menjelang melantai di bursa saham.