Perusahaan fintech asal Inggris, Funding Circle, mencatatkan titik balik kinerja keuangan yang impresif setelah bertahun-tahun bergelut dengan tantangan pasar serta penurunan nilai sejak penawaran umum perdana di bursa saham London.
Berdasarkan analisis pasar terbaru, perubahan model bisnis dari peer-to-peer lending murni menjadi pembiayaan institusional terbukti mampu menyelamatkan perusahaan dari kerugian besar dan mengembalikan jalur profitabilitas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamat pasar dari Canaccord Genuity menyatakan bahwa platform pinjaman usaha kecil dan menengah ini berhasil mencapai kecepatan lepas landas setelah membukukan lonjakan pendapatan serta laba bersih yang solid pada paruh pertama tahun ini.
Transformasi strategis tersebut mencakup penerapan perjanjian pendanaan institusional seperti kemitraan bersama Deutsche Bank, yang membuat sebagian besar aset pengelolaan beralih ke skema pembiayaan off-balance sheet secara efektif.
Selain itu, ekspansi produk ke sektor pinjaman jangka pendek, FlexiPay, serta kartu kredit berhasil memperkuat basis data informasi internal yang telah dikumpulkan selama 15 tahun terakhir operasional perusahaan.
Dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan yang diperkirakan melesat hingga mendekati £300 juta pada tahun 2028, valuasi saham Funding Circle dinilai sangat menarik bagi investor yang memburu peluang pertumbuhan berkualitas tinggi dengan harga wajar.