Saham perusahaan yang terafiliasi dengan aset kripto di Wall Street mencatatkan reli harian tertinggi mereka sepanjang musim panas ini. Pergerakan saham tersebut dipicu oleh lonjakan harga Bitcoin yang mencapai level hampir USD 70.000 pada perdagangan hari Rabu, 19 Agustus 2026.
Perusahaan perbendaharaan Bitcoin, Strategy, mencatat kenaikan paling signifikan dengan melesat 11,95% ke level USD 103,58. Tidak ketinggalan, bursa kripto Coinbase (COIN) turut menguat 9,05% ke posisi USD 159,47 di akhir sesi perdagangan.
Tren positif ini juga diikuti emiten kripto lainnya. Penerbit stablecoin Circle (CRCL) naik 9,44% menjadi USD 78,50, sementara perbendaharaan Ethereum, BitMine (BMNR), mencatatkan penguatan sebesar 9,68% dengan harga saham menyentuh USD 20,05.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKenaikan tajam ini dipicu oleh aksi short squeeze di pasar kripto yang melikuidasi posisi bearish senilai lebih dari USD 1 miliar dalam waktu satu jam. Selain itu, kebijakan Departemen Keuangan Amerika Serikat untuk melipatgandakan program pembelian kembali obligasi jangka panjang turut memberikan sentimen positif bagi aset berisiko.
Dampak Posisi Short dan Strategi Aset Kripto
Lonjakan harga saham Strategy dan Coinbase memiliki signifikansi lebih karena keduanya tercatat sebagai saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dishort di Wall Street. Saat ini, Coinbase menempati urutan kelima sebagai saham yang paling banyak dishort di sektor keuangan, memaksa pelaku pasar untuk melakukan cover posisi di tengah pasar yang sedang menguat.
Data menunjukkan Strategy memegang 840.447 BTC serta memiliki kas senilai USD 4,8 miliar per laporan mingguan terakhir. Hal tersebut menjadikan pergerakan harga saham perusahaan hampir menyerupai taruhan dengan leverage pada aset kripto yang mereka simpan selama ini.
Sementara itu, BitMine menegaskan dominasinya di sektor Ethereum dengan kepemilikan aset mencapai 5,82 juta token ETH. Chairman BitMine, Tom Lee, menyebutkan bahwa nilai aset tersebut setara dengan USD 11,4 miliar atau sekitar 4,8% dari total suplai Ethereum yang beredar saat ini.
Meskipun mengalami lonjakan signifikan pada Rabu, kinerja saham Strategy, Coinbase, dan BitMine tercatat masih berada di zona negatif sepanjang tahun 2026. Analis saat ini memantau volume perdagangan dalam beberapa hari ke depan guna memastikan apakah reli tersebut menandai pembalikan tren atau hanya sekadar aksi teknikal jangka pendek.