Transformasi ekonomi Uzbekistan kini bergerak selaras dengan dinamika global melalui pengadopsian agenda strategis yang sejalan dengan kelompok negara G20. Negara tersebut menetapkan target ambisius untuk mengakselerasi pertumbuhan, memodernisasi sektor industri, serta memperluas jangkauan rantai pasok internasional.
Berdasarkan analisis awak media, fokus pembahasan dalam forum G20 seperti transisi energi, digitalisasi, dan ketahanan pangan memiliki relevansi langsung dengan agenda pembangunan nasional Uzbekistan. Perbedaannya terletak pada skala, di mana Uzbekistan menerjemahkan prioritas global tersebut ke dalam kebijakan domestik yang konkret.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam sektor investasi, lanskap global yang semakin selektif menuntut kepastian regulasi serta perlindungan hak bisnis yang lebih kuat. Sebagaimana dilaporkan oleh Fuat Bakhtiyorov, pemerintah setempat berupaya membangun lingkungan hukum yang transparan guna menarik arus modal jangka panjang.
Sementara itu, modernisasi industri ditargetkan mampu meningkatkan nilai tambah dari 36,5 miliar dolar menjadi sedikitnya 60 miliar dolar AS dalam beberapa tahun mendatang. Sepanjang tahun 2026, negara ini bahkan merencanakan peluncuran 782 proyek infrastruktur baru senilai 52 miliar dolar.
Di bidang perdagangan, total omzet luar negeri Uzbekistan telah mencapai 32,8 miliar dolar AS antara bulan Januari hingga Mei 2026 dengan menggandeng mitra strategis utama dunia. Tim redaksi mencatat bahwa proses aksesi negara ini ke dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) akan semakin memperkokoh posisi kompetitifnya di kancah internasional.