Sebagaimana diwartakan oleh kantor berita Reuters, raksasa ritel fesyen asal Tiongkok, Shein, memutuskan untuk kembali memundurkan jadwal peluncuran penawaran umum perdana atau IPO di bursa Hong Kong. Berdasarkan informasi dari narasumber internal yang enggan disebutkan namanya, rencana pencatatan saham tersebut kini dijadwalkan berlangsung pada 1 September.
Sebelumnya, pelaksanaan debut pasar modal perusahaan sempat dijadwalkan pada hari Rabu, dengan laporan awal dari Reuters bahkan sempat menyebutkan tanggal 28 Agustus sebagai opsi waktu peluncuran. Kendati jadwal baru telah ditetapkan, sumber tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa proses pembukaan saham perdana ini masih bisa bergeser beberapa hari ke depan.
Mengutip laporan media massa internasional, penundaan ini dilaporkan pertama kalinya oleh South China Morning Post di tengah lesunya minat investor terhadap Shein. Pertumbuhan bisnis yang melambat serta lonjakan biaya operasional menjadi faktor utama yang membuat para calon penanam modal bersikap lebih hati-hati.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam proses penjajakan pasar sebelumnya, Shein sempat membidik target valuasi IPO di kisaran USD 30 miliar hingga USD 40 miliar. Namun, dinamika pasar yang berubah membuat valuasi realistis perusahaan terkoreksi turun ke kisaran USD 25 miliar hingga USD 28 miliar berdasarkan penawaran dalam roadshow terbaru.
Angka valuasi terkini tersebut mencerminkan penurunan yang sangat tajam apabila dibandingkan dengan pencapaian historis perusahaan di masa lalu. Sebagai catatan, pada putaran pendanaan swasta yang berlangsung pada tahun 2022 silam, Shein sempat mencatatkan nilai valuasi fantastis hingga mencapai USD 98,2 miliar.