Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / KONI Kutim Paksa Regenerasi Atlet,...
OLAHRAGA

KONI Kutim Paksa Regenerasi Atlet, Batasi Usia Maksimal Porprov

By Redaksi Kabayan News 3 min read 22 Agustus 2026
Ketua KONI Kutim mendorong regenerasi atlet muda melalui ajang kejuaraan menembak untuk persiapan Pra Porprov Kaltim

Ketua KONI Kutim mendorong regenerasi atlet muda melalui ajang kejuaraan menembak untuk persiapan Pra Porprov Kaltim

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur kini bersikap tegas dalam menata masa depan prestasi olahraga daerah. Langkah konkret ini diwujudkan dengan mendorong regenerasi atlet secara masif melalui berbagai ajang kompetisi, salah satunya adalah Kejuaraan Menembak Metal Silhouette yang digelar oleh Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kutim pada Jumat (16/5/2025).

Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono, memberikan apresiasi tinggi terhadap turnamen yang dipusatkan di kawasan GOR Kudungga, Sangatta tersebut. Menurutnya, ajang kejuaraan seperti ini sangat krusial sebagai wadah pembinaan jangka panjang bagi atlet-atlet lokal sebelum terjun ke level yang lebih tinggi, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur.

"Saya berharap dari kegiatan ini lahir atlet terbaik Kutim yang bisa membawa nama daerah ke jenjang yang lebih tinggi," ujar Rudi saat membuka acara tersebut sebagaimana dikutip dari laporan Portalkaltim.com.

Dalam kesempatan yang sama, Rudi menegaskan bahwa pihaknya menargetkan Perbakin Kutim agar siap menjadi tuan rumah ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Kaltim. Hal ini menjadi krusial mengingat tahun ini Pra Porprov kembali digelar secara wajib sebagai saringan utama peserta Porprov, berbeda dengan kebijakan di masa pandemi.

Kebijakan drastis lainnya yang diterapkan KONI Kutim adalah menetapkan batas usia maksimal peserta Porprov di bawah 30 tahun. Meskipun kebijakan ini sempat memicu perdebatan, Rudi menilai langkah tersebut mutlak diperlukan agar regenerasi atlet tidak terhambat oleh dominasi atlet senior.

"Kalau tidak ada batasan usia, event hanya diisi atlet senior. Yang muda akhirnya tersingkir di awal karena beban mental," tegas Rudi menjelaskan alasan di balik aturan baru tersebut.

Menutup arahannya, Rudi berpesan kepada seluruh pengurus cabang olahraga untuk lebih aktif melakukan pembinaan atlet usia dini dan muda. Ia berharap para peserta menjadikan kejuaraan ini sebagai sarana evaluasi diri agar mental bertanding para atlet muda di Kutai Timur semakin terasah demi meraih prestasi yang membanggakan.

Topics
koni kutim regenerasi atlet porprov kaltim perbakin olahraga kutai timur atlet muda
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.