Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Bursa saham AS bangkit, Trump...
INTERNASIONAL

Bursa saham AS bangkit, Trump batalkan serangan Iran beri angin segar

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 3 Agustus 2026
Ilustrasi pergerakan grafik bursa saham AS Wall Street yang mengalami penguatan di awal pekan.

Ilustrasi pergerakan grafik bursa saham AS Wall Street yang mengalami penguatan di awal pekan.

Bursa saham AS mencatat penguatan signifikan pada awal perdagangan Senin seiring meredanya ketegangan geopolitik global dan pemulihan sentimen investor di Wall Street. Berdasarkan laporan pasar keuangan terkini, kontrak berjangka indeks utama seperti Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq bergerak di zona hijau untuk mengawali pekan yang sibuk dengan agenda laporan laba korporasi.

Berdasarkan analisis awak media, pemulihan pasar ini didorong terutama oleh keputusan mendadak Presiden Donald Trump yang membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran demi membuka ruang perundingan diplomatik terkait Selat Hormuz. Langkah tersebut langsung direspons positif oleh pasar global dengan penurunan harga minyak dunia serta penguatan instrumen obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Donald Trump menegaskan pentingnya penyelesaian damai dengan menyerukan pihak terkait untuk segera menuntaskan kesepakatan tersebut. "Get to work, everybody, and get it DONE," tulis Trump menggambarkan optimismenya terhadap potensi negosiasi damai yang tengah diupayakan.

Selain faktor geopolitik, para pelaku pasar kini juga mengalihkan perhatian mereka pada serangkaian rilis laporan keuangan korporasi besar serta data ekonomi penting. Palantir Technologies dijadwalkan merilis laporan kinerjanya, sementara investor menantikan laporan kuartalan perdana dari SpaceX sejak resmi menjadi perusahaan terbuka di tengah pergerakan saham yang mendekati level terendah sepanjang masa.

Dari sektor makroekonomi, pasar menantikan data kesehatan sektor manufaktur melalui rilis Purchasing Managers Index dari S&P Global serta ISM Manufacturing Index. Fokus utama pelaku pasar pekan ini tetap tertuju pada laporan data ketenagakerjaan bulanan yang dirilis pada hari Jumat, yang diproyeksikan memberikan gambaran komprehensif mengenai pertumbuhan pasar tenaga kerja AS sepanjang Juli.

Topics
bursa saham as wall street donald trump iran ekonomi global pasar keuangan saham teknologi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.