Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / FAA Usulkan Aturan Permanen Ruang...
INTERNASIONAL

FAA Usulkan Aturan Permanen Ruang Udara Sekitar Mar-a-Lago

By Nusman Rawayandi Hagimutar 2 min read 3 September 2026
FAA usulkan aturan penerbangan permanen di sekitar Mar-a-Lago Donald Trump

FAA usulkan aturan penerbangan permanen di sekitar Mar-a-Lago Donald Trump

Federal Aviation Administration (FAA) mengusulkan aturan penerbangan permanen di sekitar Donald J. Trump International Airport di Palm Beach, Florida, untuk mengamankan wilayah udara dekat kediaman Presiden Donald Trump di Mar-a-Lago. Langkah regulasi tersebut diinisiasi atas permintaan U.S. Secret Service demi kepentingan keamanan nasional di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pesawat tanpa izin dan drone liar.

"Atas permintaan U.S. Secret Service demi kepentingan keamanan nasional, FAA mengusulkan Aturan Lalu Lintas Udara Khusus untuk wilayah udara di dekat Donald J. Trump International Airport," ujar juru bicara FAA melalui pernyataan resmi.

Berdasarkan usulan mandat tersebut, sebuah Area Aturan Penerbangan Khusus atau Special Flight Rules Area akan dibentuk untuk memperketat pengawasan lalu lintas udara di sekitar wilayah tersebut. Pesawat yang terbang di bawah ketinggian 2.000 kaki dalam radius satu mil laut dari zona yang ditentukan diwajibkan memperoleh izin eksplisit serta menjaga komunikasi dua arah dengan pengendali lalu lintas udara.

Selain itu, pesawat yang tiba maupun berangkat harus memenuhi kriteria keamanan yang ketat sebelum memasuki wilayah udara tersebut. Peraturan baru yang diusulkan ini masih dibuka untuk masukan publik hingga tanggal 2 Oktober mendatang.

Pakar Nilai Pembatasan Wilayah Udara Belum Cukup Redam Ancaman

Pakar drone menilai bahwa pembatasan wilayah udara semata masih belum cukup untuk menangkal ancaman pihak-pihak berniat jahat yang menggunakan teknologi modern. Brett Velicovich, mantan analis intelijen operasi khusus Angkatan Darat AS sekaligus pakar drone, menyatakan bahwa birokrasi dan regulasi kuno menghambat lembaga keamanan dalam mengerahkan teknologi kontra-drone yang efektif.

"Ketika Anda melihat apa yang terjadi di Butler, terungkap bahwa pelaku penembakan sempat melakukan pengawasan dasar menggunakan drone buatan China yang dapat dibeli di Amazon sebelum melancarkan aksinya terhadap presiden," ungkap Velicovich kepada media.

Velicovich menegaskan bahwa lembaga pemerintah harus bergerak lebih cepat mengadopsi kemampuan intervensi aktif alih-alih hanya mengandalkan penetapan zonasi wilayah udara. Menurutnya, penetapan zona larangan terbang tidak berdampak apa-apa bagi pelaku kejahatan yang mengabaikan aturan hukum.

"Kita harus memasang lebih banyak sistem kontra-drone karena aturan dari FAA yang menyatakan area ini sebagai zona bebas drone saja tidaklah cukup," tambahnya. Pihak Gedung Putih sendiri mengalihkan pertanyaan terkait kerangka pengamanan tersebut kepada U.S. Secret Service.

Topics
faa mar-a-lago donald trump palm beach secret service keamanan udara drone amerika serikat gedung putih hukum
Koresponden Internasional

Nusman Rawayandi Hagimutar adalah koresponden yang meliput isu-isu internasional dan geopolitik. Dengan pengalaman meliput berbagai peristiwa global, ia menyajikan berita dunia dengan perspektif yang mendalam dan relevan bagi pembaca Indonesia.