Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Gugat Netflix, Band Metal Ini Tak...
INTERNASIONAL

Gugat Netflix, Band Metal Ini Tak Terima Namanya Dicatut KPop Demon Hunters

By Dewi Lestari 2 min read 21 Agustus 2026
Band metal Demon Hunter layangkan gugatan hukum terhadap Netflix akibat penggunaan nama KPop Demon Hunters

Band metal Demon Hunter layangkan gugatan hukum terhadap Netflix akibat penggunaan nama KPop Demon Hunters

Sebagaimana diwartakan oleh Infobae, band metal Kristen asal Amerika Serikat, Demon Hunter, secara resmi melayangkan gugatan hukum terhadap raksasa streaming Netflix serta promotor AEG Presents terkait penggunaan nama KPop Demon Hunters.

Berdasarkan laporan media, langkah hukum tersebut diajukan oleh perusahaan di balik grup tersebut, Hyde Lane, ke pengadilan federal di California karena ekspansi waralaba animasi tersebut dinilai mengancam identitas merek yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.

Kelompok musik yang terbentuk di Seattle pada tahun 2000 ini menegaskan bahwa mereka telah menggunakan nama tersebut selama hampir seperempat abad untuk merilis berbagai album, menggelar tur konser, serta memasarkan produk ke penggemar setianya.

Gugatan tersebut juga mencatat sejumlah insiden kebingungan konsumen, termasuk seorang penggemar yang keliru membeli tiket konser mahal karena menyangka acara itu bagian dari waralaba Netflix, serta kesalahan penyebutan di media sosial.

Dalam dokumen pengadilan, pihak grup membandingkan situasi ini dengan analogi bahwa "Netflix tidak memiliki hak lebih untuk menggunakan merek KPop Demon Hunters daripada meluncurkan artis dengan merek KPop Metallica atau KPop U2".

Menanggapi langkah hukum tersebut, pihak Netflix dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan dan menyatakan "Kami menantikan kesempatan untuk membela diri secara tegas dalam perkara ini".

Topics
demon hunter netflix kpop demon hunters gugatan musik aeg presents hiburan amerika serikat
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.