Harga minyak dunia naik tipis pada awal perdagangan Asia hari Senin di tengah ketidakpastian kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran vital di Selat Hormuz. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, para pelaku pasar energi merespons sinyal diplomasi yang masih menyisakan keraguan terkait normalisasi pengiriman minyak global.
Data pasar energi menunjukkan minyak mentah West Texas Intermediate berada di level $78.71 per barel, naik 53 sen atau 0,68 persen. Sementara itu, minyak mentah Brent diperdagangkan pada level $84.28 per barel, mengalami kenaikan sebesar 73 sen atau 0,87 persen.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKenaikan harga terjadi meskipun ada upaya diplomatik baru antara Iran dan Oman untuk meredakan krisis di jalur strategis tersebut. Sebagaimana dilaporkan, Iran menyatakan sedang mendekati kesepakatan final dengan Oman terkait jalur pelayaran baru, tetapi Teheran tetap mengaitkan pembukaan penuh dengan tambahan konsesi dari Washington.
Dari analisis Kabayan News, situasi di Selat Hormuz masih menjadi pusat perhatian karena gangguan berkepanjangan sejak konflik AS-Iran mengancam pasokan energi global. Perbedaan pandangan antara Teheran dan Washington mengenai arti pembukaan jalur tersebut membuat pasar terus berada dalam bayang-bayang premi geopolitik.
Bagi pasar Asia, implikasi dari ketidakpastian ini sangat besar mengingat tingginya ketergantungan pada pasokan minyak mentah dan LNG dari Teluk. Keterlambatan normalisasi pelayaran berpotensi mendongkrak biaya pengilangan, tarif pengangkutan, hingga memicu tekanan inflasi secara luas.