Jaguar Land Rover berencana memproduksi kendaraan di Amerika Serikat melalui kerja sama strategis bersama Stellantis guna menghindari beban tarif impor.
Berdasarkan laporan Automotive News, CFO Jaguar Land Rover Richard Molyneux mengonfirmasi rencana tersebut dalam panggilan pendapatan perusahaan pada 13 Agustus.
"Pada skala kami, tidak masuk akal melokalisasi produksi kendaraan yang ada ke Amerika Utara," ujar Molyneux mengenai volume penjualan sekitar 30.000 unit Defender setiap tahun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerusahaan mencatat penjualan di Amerika Utara mencapai hampir 100.000 unit atau setara 28 persen dari volume global pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret.
Berdasarkan analisis Kabayan News, langkah kolaborasi bersama Stellantis ini memungkinkan Jaguar Land Rover mengembangkan model Defender baru pada segmen berbeda untuk bersaing di pasar Amerika.