Program Samudra Manthan resmi diluncurkan pemerintah sebagai langkah strategis menekan lonjakan tagihan impor minyak mentah yang diprediksi menembus angka USD 170 miliar tahun fiskal ini. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, langkah tersebut diambil setelah negara mengalami tekanan akibat guncangan pasokan minyak global.
Melalui skema Samudra Manthan, pemerintah menggelontorkan dana sebesar 84 triliun rupee untuk mendanai setengah dari biaya pengeboran sumur eksplorasi laut dalam selama lima tahun ke depan. Mengutip laporan resmi, proyeksi masa eksplorasi hingga produksi komersial membutuhkan waktu panjang antara lima sampai sepuluh tahun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenteri Perminyakan Hardeep Puri menyatakan bahwa ratusan blok eksplorasi telah dilelang di bawah kebijakan Open Acreage Licensing Policy dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Sebagaimana dilaporkan, komitmen investasi dari sektor hulu migas ini telah melampaui USD 4,3 miliar dengan puluhan sumur baru yang mulai diebor.
Kendati demikian, komite parlemen mengingatkan pentingnya evaluasi berkala serta mekanisme akuntabilitas yang ketat dalam penggunaan anggaran publik berskala besar tersebut. Pengalaman masa lalu pada cekungan Krishna-Godavari menunjukkan adanya risiko pembengkakan biaya serta ketidakakuratan estimasi cadangan yang harus diantisipasi secara cermat.