Gregory Kent Bovino lahir di San Bernardino County, California, pada 27 Maret 1970. Perwira United States Border Patrol ini mencuri perhatian publik ketika ia ditunjuk sebagai commander-at-large dari Border Patrol dari Oktober 2025 hingga Januari 2026.
Bovino menyelesaikan pendidikannya di Western Carolina University pada tahun 1993 sebelum melanjutkan studi pascasarjana di Appalachian State University. Perjalanan kariernya di bidang penegakan hukum dimulai pada tahun 1996 ketika ia bergabung dengan United States Border Patrol dan ditempatkan di El Paso, Texas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelama masa kepresidenan kedua Donald Trump, nama Bovino semakin melambung seiring keterlibatannya dalam implementasi kebijakan imigrasi yang agresif. Ia memimpin operasi razia besar-besaran di Los Angeles pada Juni 2025 sebelum dipindahkan ke Chicago untuk memimpin Operation Midway Blitz.
Kepemimpinan Bovino kerap diwarnai kontroversi dan bentrokan hukum dengan para pengunjuk rasa serta pejabat lokal. Puncaknya terjadi menyusul insiden penembakan fatal di Minneapolis yang memicu kritik luas dari dalam pemerintahan sendiri, hingga berujung pada pencopotannya dari posisi komandan khusus tersebut.
Tim redaksi mengamati bahwa perjalanan karier Bovino mencerminkan dinamika politik imigrasi Amerika Serikat yang sangat terpolarisasi. Gaya kepemimpinannya yang konfrontatif dan tingginya eksposur publik menjadikan sosoknya salah satu figur paling diperbincangkan dalam tubuh lembaga perbatasan.