Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Sejarah Organization of Struggle for...
INTERNASIONAL

Sejarah Organization of Struggle for the Emancipation of the Working Class Peykar

By Redaksi Kabayan News 3 min read 20 Agustus 2026
Organisasi Peykar dikenal sebagai kelompok Marxis-Leninis radikal yang aktif pada masa revolusi Iran

Organisasi Peykar dikenal sebagai kelompok Marxis-Leninis radikal yang aktif pada masa revolusi Iran

Sejarah dan Perjalanan Organisasi Peykar di Iran

Organization of Struggle for the Emancipation of the Working Class, yang populer dengan nama Peykar, merupakan salah satu kelompok politik kiri paling radikal di Iran pada masa lalu. Organisasi ini berawal dari faksi Marxis yang memisahkan diri dari People's Mojahedin of Iran (MEK) akibat konflik ideologis internal. Para anggotanya sepakat untuk menanggalkan identitas Islam dan beralih sepenuhnya pada ideologi Marxisme-Leninisme.

Akar pembentukan kelompok ini bermula pada awal dekade 1970-an ketika para pemimpin utama MEK ditahan oleh Shah Iran. Pergeseran ideologi secara top-down yang dimotori oleh sejumlah tokoh sentral memicu perpecahan tajam di dalam tubuh organisasi. Faksi Marxis kemudian beroperasi secara independen dan menggunakan nama Mujahidin Marxis sebelum resmi mengadopsi nama Peykar menjelang Revolusi Iran 1979.

Sepanjang sejarah keaktifannya, Peykar terlibat dalam berbagai aktivitas politik, kampanye buruh, serta aksi perlawanan terhadap rezim yang berkuasa di Iran. Meskipun memiliki pengaruh di kalangan intelektual dan mahasiswa, kelompok ini menghadapi tantangan besar akibat perpecahan internal serta perbedaan pandangan dengan kelompok kiri lainnya. Basis dukungan mereka yang relatif kecil membuat peran mereka dalam peristiwa revolusi menjadi terbatas.

Menjelang awal dekade 1980-an, eksistensi Peykar mulai runtuh akibat gelombang penangkapan massal dan eksekusi yang dilakukan oleh pemerintah Republik Islam Iran. Banyak anggotanya yang melarikan diri ke luar negeri atau dipenjara, sementara sisa-sisa kelompok ini kemudian bergabung untuk membentuk partai baru. Organisasi ini akhirnya dinyatakan bubar pada pertengahan tahun 1980-an.

Latar Belakang dan Awal Mula

Lahirnya Peykar tidak dapat dilepaskan dari dinamika internal People's Mojahedin of Iran (MEK) yang mengalami krisis kepemimpinan pada paruh pertama tahun 1970-an. Penangkapan para pemimpin utama oleh rezim Shah menciptakan kekosongan kekuasaan yang dimanfaatkan oleh faksi berhaluan kiri untuk mengubah orientasi ideologis organisasi. Perubahan dari prinsip keagamaan menuju Marxisme-Leninisme ini memicu konflik internal yang berdarah.

Perpecahan tersebut mencapai puncaknya pada tahun 1975 ketika terjadi pembersihan di dalam tubuh organisasi terhadap anggota yang menolak meninggalkan Islam. Faksi Marxis kemudian mendeklarasikan kelompok mereka sendiri yang selama beberapa tahun dikenal sebagai Mujahidin Marxis. Mereka mulai menanggalkan berbagai atribut keagamaan dan mengganti sapaan internal menjadi "komrad".

Menjelang pecahnya Revolusi Iran pada tahun 1979, kelompok ini secara resmi mengubah namanya menjadi Sazman-i Paykar dar Rah-i Azad-i Tabaqeh-i Kargar atau yang lebih akrab disapa Peykar. Nama tersebut terinspirasi dari organisasi serupa yang didirikan oleh Vladimir Lenin pada tahun 1895. Mereka berupaya mengorganisir kaum buruh dan memperjuangkan pembebasan kelas pekerja di tengah transisi politik Iran.

Meskipun berakar dari gerakan Islam radikal, fondasi nilai yang dipegang oleh Peykar beralih sepenuhnya pada materialisme historis dan perjuangan kelas. Mereka membangun struktur kepemimpinan kolektif melalui komite sentral serta membentuk sayap afiliasi khusus untuk pelajar dan tenaga pendidik guna memperluas pengaruh politik mereka.

Dampak Sosial dan Pengaruh

Sebagai salah satu representasi utama Marxisme-Stalinisme dan Maoisme di Iran, Peykar memberikan warna tersendiri dalam diskursus politik sayap kiri regional. Mereka secara aktif menerbitkan mingguan resmi serta menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah pasca-revolusi. Sikap politik mereka yang menentang perang Iran-Irak juga membedakan mereka dari kelompok-kelompok Marxis lainnya di negara tersebut.

Pengaruh organisasi ini di tengah masyarakat cenderung terbatas pada lingkaran intelektual, mahasiswa, serta kantong-kantong buruh perkotaan tertentu. Kebijakan-kebijakan politik mereka yang kerap berseberangan dengan berbagai pihak, termasuk kelompok kiri moderat dan ulama berkuasa, membuat posisi mereka semakin terisolasi. Penolakan mereka terhadap kompromi politik mempercepat pengucilan organisasi ini dari arus utama politik Iran.

Tekanan keamanan yang masif dari pemerintah membuat Peykar mengalami kemunduran drastis sejak tahun 1981. Gelombang penangkapan, penyiksaan, dan eksekusi massal melumpuhkan kepemimpinan inti serta struktur organisasi di dalam negeri. Sejumlah pemimpin pentingnya bahkan mengalami pergantian haluan politik secara drastis setelah ditangkap oleh aparat penegak hukum.

Meskipun organisasi ini telah bubar pada pertengahan tahun 1980-an, warisan sejarah Peykar tetap menjadi subjek kajian penting dalam studi sosiologi politik dan sejarah modern Iran. Perjalanan kelompok ini mencatat bagaimana metamorfosis ideologis dari gerakan keagamaan menjadi radikalisme sekuler dapat berujung pada kehancuran di tengah pergolakan revolusi.

Topics
sejarah organisasi marxisme iran politik
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.