Kasus penemuan potongan tubuh manusia yang menghebohkan warga Depok menyisakan cerita unik dari seorang petugas kebersihan. Berdasarkan laporan media, seorang petugas Sumber Daya Air Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang Kota Depok bernama Musfik menjadi saksi kunci yang membantu kepolisian menemukan potongan kaki korban mutilasi.
Peristiwa penemuan yang mengerikan itu berawal ketika Musfik sedang menjalankan tugas rutinnya membersihkan sampah di aliran Kali Grogol. Di tengah tumpukan sampah yang tersangkut di bawah jembatan, ia mencium bau yang sangat menyengat serta melihat sebuah karung mencurigakan yang dikerumuni lalat.
Sebagaimana diwartakan, Musfik sempat meminta secangkir kopi pahit dan rokok kepada petugas sebelum melakukan pencarian lanjutan di lokasi berbeda. Berbekal pengalaman lamanya membersihkan aliran sungai, ia meyakini potongan tubuh tersebut tidak akan hanyut terlalu jauh dari titik awal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Waktu itu, saya bilang sama polisi untuk sediain dua gelas kopi pahit dan satu batang rokok kretek," ujar Musfik menceritakan ritual kecilnya saat membantu tim Resmob Polda Metro Jaya.
Keyakinan Musfik terbukti benar ketika ia bersama petugas Inafis mendatangi aliran Kali Grogol. Dengan membungkus tangannya menggunakan kantong plastik untuk meminimalisir bau busuk yang menyengat, ia perlahan-lahan mengangkat karung berisi potongan tubuh tersebut ke atas jembatan.
"Satu per satu potongan kaki saya angkat ke jembatan hingga sepasang kaki bagian betis dan dilanjutkan tim Inafis," ungkapnya menambahkan bahwa ia sebelumnya pernah membantu evakuasi penemuan jenazah di lokasi lain.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa potongan tubuh manusia tersebut ditemukan sekitar empat kilometer dari titik yang diduga menjadi lokasi pembuangan awal di aliran Kali Licin. Kanitsus 2 Resmob Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel menyatakan bahwa temuan itu langsung dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Mengutip laporan kepolisian, potongan kaki tersebut langsung dikirim ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan forensik yang mendalam. Langkah ini diambil aparat berwajib untuk memastikan identitas korban secara akurat dan mencocokkannya dengan laporan orang hilang.