Sebagaimana diwartakan oleh media Sydney Morning Herald, museum seni dan sains terbaru di Australia, Powerhouse Parramatta, bersiap membuka pintunya secara resmi pada 7 November mendatang. Pemerintah New South Wales mengonfirmasi bahwa seluruh pengunjung berusia 16 tahun ke bawah dapat menikmati lima pameran pembuka ini tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Menteri Seni John Graham menyatakan bahwa kebijakan tiket gratis ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam merangkul komunitas muda di kawasan barat Sydney. "Kami ingin memastikan semua komunitas, semua audiens, merasa disambut dan dapat menikmati museum ini di tengah tekanan biaya hidup yang nyata," ujar Graham sebagaimana dikutip dari laporan.
Pameran perdana ini menghadirkan beragam instalasi kelas dunia, termasuk penampilan pertama karya seniman asal Inggris, Es Devlin, di Australia. Selain itu, terdapat pameran anak bertajuk The Dark yang dirancang khusus untuk mengubah ketakutan anak-anak terhadap kegelapan menjadi sebuah ruang penuh rasa ingin tahu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePameran ketiga adalah Overflow, sebuah proyek kolaborasi yang mengeksplorasi pengelolaan ekosistem air tawar dan asin dari perspektif masyarakat adat Australia. Pameran ini menampilkan dokumentasi mendalam mengenai pentingnya merawat wilayah perairan nusantara.
Sebagai sajian utama, pameran bertajuk Task Eternal akan menempati galeri terbesar dengan menampilkan sejarah penerbangan serta eksplorasi luar angkasa bekerja sama dengan Smithsonian dan British Museum. Pengunjung dapat melihat langsung artefak berharga termasuk sketsa mesin terbang karya Leonardo da Vinci.
Terakhir, pameran The Mall mengajak pengunjung menyelami sejarah pusat perbelanjaan global, lengkap dengan kisah ikonik dari wilayah barat Sydney hingga instalasi unik seperti celana jeans Levi's milik mendiang Steve Jobs serta perangkat penambangan bitcoin.