Daftar harta kekayaan tujuh Pati Polri calon pengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi sorotan publik seiring menguatnya isu pergantian pimpinan di Korps Bhayangkara. Berbagai nama perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal dari Akademi Kepolisian angkatan 1990 hingga 1994 disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat kuat.
Deretan perwira tinggi tersebut memiliki latar belakang jabatan strategis di lingkungan kepolisian. Para jenderal bintang tiga ini memegang posisi penting yang membuat kiprah mereka selalu menarik perhatian masyarakat luas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi, ketujuh jenderal tersebut memiliki catatan aset yang beragam. Data ini transparan dan dapat diakses oleh publik sebagai bentuk akuntabilitas para penyelenggara negara.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo tercatat memiliki jumlah harta kekayaan paling banyak di antara para kandidat lainnya berdasarkan laporan per 31 Desember 2025. Nilai kekayaan jenderal lulusan Akpol 1990 tersebut menunjukkan kenaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Daftar Tujuh Jenderal Calon Pengganti Kapolri
Tujuh perwira tinggi Polri berpangkat Komisaris Jenderal kini menghiasi bursa pengganti posisi orang nomor satu di kepolisian. Komjen Dedi Prasetyo memimpin daftar tersebut dengan rekam jejak pelaporan LHKPN yang sangat disiplin sejak tahun 2020.
Selain Wakapolri, bursa kandidat juga diramaikan oleh Kabaharkam Polri Komjen Karyoto serta Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri. Nama-nama berpengalaman ini dinilai memiliki kapasitas mumpuni untuk memimpin institusi kepolisian ke depan.
Posisi strategis lainnya turut diisi oleh Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto dan Kabareskrim Komjen Syahardiantono. Kehadiran mereka memperketat persaingan bursa calon pimpinan tinggi di tubuh Polri.
Daftar tersebut semakin lengkap dengan masuknya Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan serta Astamarena Komjen Wahyu Hadiningrat. Seluruh kandidat ini terus memegang peranan vital dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.