Aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar patroli skala besar di wilayah Pantai Selatan Garut pada Kamis (23/7/2026) malam. Langkah ketat ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pesisir tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kapolsek Pameungpeuk Iptu Bangbang Sudarsono menyampaikan bahwa ratusan personel diterjunkan menyisir berbagai titik rawan di kawasan Pesisir Garut. "Kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar mengawasi anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka berada di luar rumah melewati pukul 22.00 WIB," ujar Iptu Bangbang Sudarsono.
Menurutnya, operasi penyisiran ini difokuskan untuk mencegah maraknya aksi berandalan bermotor, aksi balap liar, hingga tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan. Selain itu, petugas di lapangan juga mengantisipasi peredaran obat-obatan terlarang, minuman keras, serta praktik pungutan liar.
Dalam pelaksanaan patroli malam tersebut, petugas sempat mengamankan dan melakukan tindakan tegas di tempat terhadap indikasi aksi premanisme. "Ada satu tadi, petugas melaksanakan satu kegiatan pembinaan terhadap satu aksi premanisme," kata Iptu Bangbang Sudarsono.
Operasi pengamanan ini turut melibatkan personel gabungan dari Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, UPT Puskesmas Pameungpeuk, Tagana, Dai Kamtibmas, FKPM, Ormas Ansor, Banser, Kokam, hingga relawan penanggulangan bencana dan LSM lokal.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika melihat pergerakan mencurigakan. "Segera lapor apabila ada dugaan tindak pidana, maupun potensi gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti," tegasnya.