Jepang atau yang dikenal dengan nama Nihon atau Nippon merupakan negara kepulauan di Asia Timur yang terletak di Samudra Pasifik. Negara dengan populasi hampir 123 juta jiwa pada 2026 ini menjadi negara terpadat ke-11 di dunia dengan Tokyo sebagai ibu kota dan kota terbesarnya.
Kepulauan Jepang terdiri dari empat pulau utama dan lebih dari 14.000 pulau kecil lainnya. Sekitar 75 persen wilayah Jepang berupa pegunungan dan hutan lebat, sehingga pemukiman dan lahan pertanian terkonsentrasi di dataran pantai timur. Negara ini terbagi menjadi 47 prefektur administratif dan delapan wilayah tradisional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejarah hunian pertama di Kepulauan Jepang dimulai pada Paleolitikum Atas sekitar 36.000 SM. Pada abad ke-4 hingga ke-6, kerajaan-kerajaan di Jepang bersatu di bawah seorang kaisar yang berpusat di Nara dan kemudian di Heian-kyo atau Kyoto saat ini.
Dari abad ke-12 hingga pertengahan abad ke-19, kekuasaan politik Jepang dipegang oleh kaum militer aristokrat yang disebut shogun dan daimyo. Pada 1600, Jepang berhasil dipersatukan oleh Keshogunan Tokugawa yang kemudian menerapkan kebijakan isolasi dari dunia luar selama lebih dari dua abad.
Dari Kekaisaran hingga Negara Maju, Transformasi Jepang Modern
Jepang membuka diri terhadap dunia Barat pada 1853 setelah armada Amerika memaksa perdagangan. Peristiwa ini memicu berakhirnya keshogunan dan restorasi kekuasaan kekaisaran pada 1868, yang kemudian membawa Jepang memasuki era industrialisasi dan modernisasi cepat di masa Meiji.
Pada era Meiji, Jepang melakukan industrialisasi pesat, modernisasi, dan ekspansi militer. Jepang mendeklarasikan diri sebagai kekaisaran pada 1889 dan melakukan aneksasi terhadap Taiwan pada 1895 serta Korea pada 1910. Pada 1937, Jepang menginvasi China dan menyerang kekuatan kolonial Amerika serta Eropa pada 1941, yang membawanya masuk Perang Dunia II sebagai negara Poros.
Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik dan pengeboman atom di Hiroshima dan Nagasaki memaksa Jepang menyerah pada 1945. Negara ini kemudian berada di bawah pendudukan Sekutu dan menjalani reformasi besar-besaran, termasuk konstitusi baru yang melarang Jepang menyatakan perang.
Pasca-perang, Jepang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan menjadi salah satu negara maju dengan ekonomi terbesar di dunia. Namun, sejak awal 1990-an, Jepang menghadapi stagnasi ekonomi berkepanjangan yang dikenal sebagai Dekade yang Hilang akibat pecahnya gelembung aset.