Kabupaten Sumba Tengah menjadi salah satu wilayah otonom di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang secara resmi dimekarkan dari Kabupaten Sumba Barat pada 22 Mei 2007. Wilayah yang beribu kota di Waibakul ini terletak di Pulau Sumba bagian barat dengan luas total mencapai 1.868,74 km².
Berdasarkan data hingga akhir tahun 2024, jumlah penduduk Sumba Tengah tercatat sebanyak 92.138 jiwa. Wilayah ini secara geografis memiliki karakteristik perbukitan dan dataran tinggi dengan ketinggian mencapai 913 mdpl di Gunung Taculur.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi sebesar 42,24 persen terhadap PDRB tahun 2023. Komoditas unggulan daerah ini mencakup padi sawah dengan luas panen 2.078 hektar dan jagung seluas 4.147 hektar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePemerintahan Kabupaten Sumba Tengah saat ini dipimpin oleh pasangan Bupati Paulus Karugu Limu dan Wakil Bupati Marthinus Umbu Djoka. Keduanya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta.
Potensi Ekonomi dan Kekayaan Budaya Sumba Tengah
Kabupaten Sumba Tengah memiliki kekayaan budaya yang masih terjaga, seperti situs megalitikum Makatakeri di Desa Anakalang yang memiliki makam raja seberat 70 ton. Masyarakat setempat hingga kini masih menjalankan berbagai ritual adat tradisional.
Dari sisi ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi daerah ini pada tahun 2023 tercatat sebesar 4,24 persen. Sektor industri pengolahan juga mulai berkembang dengan adanya 127 unit usaha industri kecil dan menengah yang menyerap 528 tenaga kerja.
Fasilitas kesehatan di wilayah ini ditopang oleh 1 rumah sakit dan 10 puskesmas untuk melayani kebutuhan masyarakat. Angka harapan hidup penduduk Sumba Tengah pada tahun 2023 mencapai 68,87 tahun.
Pendidikan di Kabupaten Sumba Tengah didukung oleh 95 sekolah dasar, 25 sekolah menengah pertama, dan 7 sekolah menengah atas. Selain itu, terdapat satu perguruan tinggi yaitu Akademi Komunitas Negeri Sumba Tengah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.