Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Profil The Daily Dot, Media Digital...
NASIONAL

Profil The Daily Dot, Media Digital yang Fokus pada Budaya Internet

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 7 Agustus 2026
Logo The Daily Dot media digital budaya internet

Logo The Daily Dot media digital budaya internet

The Daily Dot merupakan perusahaan media digital yang mengkhususkan diri mengcover budaya internet dan World Wide Web. Situs yang didirikan Nicholas White pada 2011 ini berkantor pusat di Austin, Texas dan mengusung konsep "hometown newspaper" atau koran lokal untuk komunitas daring seperti Reddit dan Tumblr.

Nicholas White memiliki latar belakang keluarga di industri koran sejak membeli Sandusky Register di Ohio pada 1869. Ia memulai The Daily Dot dengan modal 600 ribu dolar AS dan sejumlah wartawan tetap, dengan banyak berita awal dilaporkan melalui Google Doc serta disebarkan lewat Facebook dan Twitter.

Pada 2015, The Daily Dot meraih investasi swasta 10 juta dolar AS untuk menambah staf, memproduksi konten digital, dan mengembangkan agensi kreatif internal. Situs ini kemudian meningkatkan produksi menjadi 50 hingga 70 berita per hari dengan fokus pada isu progresif seperti body positivity dan feminisme.

The Daily Dot juga menjadi salah satu pelopor peluncuran cakupan esports pada 2012, yang kemudian dijual ke Gamurs pada 2016. Pada tahun yang sama, perusahaan melakukan pemangkasan 40 persen stafnya sebagai bagian dari restrukturisasi untuk memfokuskan sumber daya pada video, e-commerce, dan penjualan.

The Daily Dot dan Gugatan Hukum terhadap NYPD

Pada 2014, The Daily Dot mengakuisisi situs saingan The Kernel dan menjadikannya edisi Minggu dengan konten editorial panjang. The Kernel berhenti terbit rutin pada 2016 setelah pendiri dan pemimpin redaksinya Milo Yiannopoulos mengundurkan diri pasca akuisisi.

Pada Januari 2016, situs ini meluncurkan VIP Voices, kumpulan opini dari kontributor terkenal tentang isu internet. Kontributor yang pernah bergabung antara lain Walikota Bill de Blasio, Perwakilan Ted Lieu, dan Senator Mike Lee.

Pada 2018, The Daily Dot menggugat New York Police Department untuk mengakses aplikasi izin senjata api yang diajukan Presiden Donald Trump dan kedua putranya, Donald Trump Jr. serta Eric Trump. Gugatan tersebut menuduh NYPD menolak permintaan berdasarkan Undang-Undang Kebebasan Informasi New York.

NYPD beralasan menolak permintaan tersebut karena alasan privasi dan keamanan. Namun The Daily Dot berpendapat bahwa informasi itu seharusnya bersifat publik dan dapat diakses oleh masyarakat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Topics
the daily dot media digital budaya internet nicholas white austin texas esports dot esports the kernel vip voices gugatan nypd
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.