Sebagaimana diwartakan oleh RRI Denpasar, rangkaian upacara Pelebon Ida Nabe Sire Empu Pande Aji ring Griya Suci Tatasan Denpasar akan dilangsungkan dengan prosesi yang sarat makna dan sangat sakral. Berdasarkan laporan panitia pelaksana, persiapan matang telah dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat adat serta keluarga besar.
Sekretaris 2 Panitia Pelebon, Dr. Drs. I Made Darmada, M.Pd., menjelaskan bahwa rangkaian upacara diawali dengan tahapan penyucian seperti pakeling, netegin, dan ngening. Kegiatan tersebut turut melibatkan Keluarga Dewa Hyang, Dadia, Penataran, Kawitan Pande Urip Wesi se-Nusantara, hingga unsur pemerintah dan masyarakat adat setempat.
Lebih lanjut, I Made Darmada menyebutkan bahwa prosesi ngening dari Griya Suci Tatasan menuju Pura Taman Sari Denpasar diperkirakan melibatkan sekitar 500 orang. Upacara ini juga menarik perhatian semeton dari berbagai daerah luar Bali seperti Sulawesi, Sumatera, dan Lombok yang dijadwalkan hadir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHal yang membuat prosesi ini istimewa adalah pelaksanaan penyucian orang suci yang dilakukan secara khusus di Merajan Suci. Mengutip pernyataan panitia, prosesi semacam ini tergolong sangat sakral dan jarang terjadi karena biasanya dilakukan di balai adat atau tempat umum.
Sementara itu, puncak pengusungan pada tanggal 25 mendatang akan melibatkan sekitar 1.300 hingga 1.500 orang secara estafet dengan mengenakan busana khusus bernuansa merah. Rute sejauh 750 meter melalui Jalan Ratna menuju Setra Bengkeneng tersebut juga akan diisi dengan tiga titik pelaksanaan prosesi prasawya.