Pelatih Como Cesc Fabregas menegaskan timnya siap menghadapi dunia baru saat klub asal Italia tersebut bersiap menjalani debut bersejarah di pentas UEFA Champions League.
Kepastian tampil di ajang elite Eropa didapatkan setelah Como finis di peringkat ke-4 klasemen akhir Serie A musim lalu, menyusul kenaikan performa luar biasa sejak kembali ke kasta tertinggi Liga Italia pada 2024.
Sebanyak 85% skuad Como belum pernah mencicipi atmosfer kompetisi Liga Champions, sehingga tantangan fisik dan mental di stadion-stadion besar Eropa akan menjadi pengalaman perdana bagi para pemain muda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeFabregas memastikan Como tidak akan mengubah identitas atau gaya bermain menyerang meski harus menghadapi tim-tim raksasa Eropa pada pertandingan pembuka yang dijadwalkan mulai Selasa, 8 September 2026.
Rekrutan Musim Panas dan Tantangan Como di Eropa
Untuk memperkuat lini pertahanan menghadapi ketatnya persidangan Eropa, Como resmi mendatangkan Trevoh Chalobah dari Chelsea dengan nilai transfer 30 juta euro atau sekitar Rp513 miliar.
Selain Chalobah, manajemen Como juga merekrut Adrian Lahdo, Mattia Liberali, Luis Milla, dan Andres Cuenca, serta mengamankan jasa Yan Couto dan Kaiki Bruno melalui status pinjaman.
Fabregas menekankan pentingnya bagi para pemain untuk tampil dengan penuh kepribadian dan keberanian saat melawat ke markas lawan seperti Parc des Princes atau Santiago Bernabeu.
Meski dihadapkan pada jadwal padat dan pengalaman minim di level tertinggi, pelatih asal Spanyol tersebut optimis Como mampu bersaing dan memberikan perlawanan maksimal di Liga Champions.