UEFA Cup Winners" Cup atau yang sebelumnya bernama European Cup Winners" Cup merupakan kompetisi sepak bola musiman yang mempertemukan juara piala domestik dari berbagai negara di Eropa. Turnamen ini diselenggarakan oleh UEFA dan berlangsung selama 39 tahun sebelum akhirnya dihapuskan pada 1999.
Kompetisi ini selalu menggunakan sistem gugur dengan dua leg kandang-tandang hingga babak final yang digelar di satu tempat netral. Pengecualian terjadi pada edisi perdana tahun 1961 yang masih menggunakan dua leg di final. Fiorentina dari Italia menjadi juara pertama setelah mengalahkan Rangers 4-1 secara agregat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLazio menjadi tim terakhir yang menjuarai UEFA Cup Winners" Cup pada 1999. Klub asal Italia itu mengalahkan Mallorca dengan skor 2-1 di final sekaligus mengukuhkan namanya dalam sejarah sebagai juara pamungkas kompetisi ini sebelum resmi dihapuskan.
Barcelona mencatatkan diri sebagai klub paling sukses dalam sejarah UEFA Cup Winners" Cup. Klub asal Spanyol itu berhasil meraih empat gelar juara, terbanyak di antara semua peserta sepanjang penyelenggaraan turnamen ini.
Rekor Finalis dan Negara dengan Gelar Terbanyak
Di bawah Barcelona, sejumlah klub memiliki dua gelar juara dalam kompetisi ini. Anderlecht dari Belgia, AC Milan dari Italia, Chelsea dari Inggris, dan Dynamo Kyiv dari Ukraina masing-masing mengoleksi dua trofi UEFA Cup Winners" Cup.
Inggris menjadi negara dengan koleksi gelar terbanyak dalam UEFA Cup Winners" Cup. Klub-klub asal Inggris total memenangkan delapan gelar, lebih banyak dari negara lain. Inggris juga mencatat rekor dengan sembilan klub berbeda yang tampil di final dan tujuh di antaranya sukses meraih trofi.
Rekor runner-up dalam UEFA Cup Winners" Cup dipegang oleh sejumlah klub besar Eropa. Barcelona, Atletico Madrid, Real Madrid dari Spanyol, Anderlecht dari Belgia, Rangers dari Skotlandia, Arsenal dari Inggris, dan Rapid Wien dari Austria masing-masing pernah menjadi finalis kalah sebanyak dua kali.
Kehadiran klub-klub Spanyol di posisi runner-up menunjukkan dominasi mereka di kompetisi ini meski tak selalu berhasil menjadi juara. Barcelona dan Real Madrid yang juga sukses di kompetisi Eropa lainnya tetap menorehkan prestasi di ajang ini.