Federasi Sepak Bola Italia siap membuat pengecualian anggaran finansial demi memikat pelatih legendaris Pep Guardiola agar mau mengarsiteki tim nasional Italia. Langkah berani ini diambil menyusul keterpurukan sepak bola Italia yang kembali gagal melenggang ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Presiden Komite Olimpiade Nasional Italia (CONI) Giovanni Malago mengonfirmasi bahwa pembicaraan awal dengan mantan manajer Manchester City tersebut telah dilakukan. Menurutnya, alokasi anggaran gaji pelatih kepala siap dinaikkan secara khusus apabila Guardiola bersedia menerima tawaran untuk menangani skuad Gli Azzurri.
"Ya, dan itu adalah pengecualian untuk alasan yang jelas. Namun, saya tetap percaya itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Sangat penting untuk membuka dialog dan menjaganya tetap hidup," ujar Giovanni Malago dalam wawancara bersama Cronache di Spogliatoio.
Pep Guardiola yang kini berusia 55 tahun resmi meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu setelah mencatatkan sejarah manis selama sedekade di Etihad Stadium. Selama masa kepemimpinannya di Inggris, juru taktik asal Spanyol tersebut sukses mengoleksi enam trofi Premier League dan satu gelar Champions League.
Bagi Guardiola, atmosfer sepak bola Italia bukanlah hal yang asing karena ia pernah berkarier di Serie A sebagai pemain bersama Brescia dan AS Roma pada rentang 2001 hingga 2003. Pengalaman masa lalu ini diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi FIGC dalam membujuk pelatih berpaspor Spanyol tersebut.
Selain nama Guardiola, media-media Italia melaporkan bahwa sejumlah figur lokal juga masuk dalam bursa calon pelatih tim nasional. Mantan bintang Italia Andrea Pirlo serta Roberto Mancini yang pernah membawa Gli Azzurri menjuarai Euro 2020 turut menjadi kandidat kuat untuk memimpin tim jelang laga Nations League melawan Belgium pada 25 September mendatang.