Sebagaimana diwartakan dalam laporan media olahraga internasional, Borussia Dortmund memutuskan untuk kembali menghidupkan strategi transfer andalan mereka yang sempat meredup dalam beberapa musim terakhir.
Klub raksasa Liga Jerman tersebut sebelumnya dikenal sebagai salah satu tim paling sukses di Eropa dalam hal mendatangkan, mengembangkan, dan menjual pemain muda dengan keuntungan finansial yang sangat fantastis.
Berdasarkan data statistik dari bursa transfer, Borussia Dortmund sempat menduduki peringkat kedua di dunia sebagai klub dengan pendapatan tertinggi dari penjualan pemain di bawah usia 23 tahun dalam kurun waktu satu dekade terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati demikian, performa finansial mereka dari penjualan pemain muda mengalami penurunan drastis dalam dua tahun terakhir hingga membuat posisi klub di pasar transfer sedikit tergeser.
Menanggapi situasi tersebut, manajemen klub melakukan perombakan struktural dengan menunjuk Ole Book sebagai direktur olahraga baru yang memiliki reputasi gemilang dalam memantau dan menemukan pemain berbakat.
Dalam pernyataan resminya, Ole Book menegaskan bahwa pihak klub ingin bekerja sama erat untuk mencari permata-permata baru yang dapat mendongkrak prestasi dan kekuatan skuad utama Borussia Dortmund di masa mendatang.
Langkah nyata dari perubahan kebijakan ini mulai terlihat lewat perekrutan sejumlah pemain belia bertaraf internasional yang berusia di bawah 20 tahun pada bursa transfer musim panas ini.
Meskipun tetap mengombinasikan skuad dengan pemain berpengalaman demi menjaga keseimbangan tim, manajemen meyakini bahwa fokus pada pengembangan talenta muda adalah kunci keberhasilan jangka panjang klub.