Suporter Sunderland AFC merupakan pendukung setia dari klub sepak bola profesional Inggris yang bermarkas di kota Sunderland, Tyne and Wear. Sejak didirikan pada tahun 1879 dan bergabung dengan Liga Sepak Bola pada musim 1890 hingga 1891, klub ini langsung mencatatkan masa-masa kejayaan gemilang dengan merengkuh lima gelar liga dalam kurun waktu satu dekade antara 1892 dan 1902, serta tambahan gelar pada tahun 1913 dan 1936.
Para pendukung setia klub tersebut, beserta masyarakat kota Sunderland secara umum, secara tradisional dikenal dengan sebutan Mackems. Meskipun demikian, selama hampir satu abad bermarkas di Stadion Roker Park, mereka juga seringkali disebut sebagai Rokerites maupun Rokermen oleh publik sepak bola Inggris.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan catatan klub, saat ini terdapat lebih dari 70 cabang resmi klub suporter yang tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk di Korea Utara. Kelompok resmi tersebut dikoordinasikan secara kolektif oleh Branch Liaison Council yang telah dibentuk sejak era 1970-an demi mempererat hubungan antara manajemen dan pendukung.
Selain itu, klub juga memiliki kelompok suporter independen bernama Red and White Army serta fanzine terkemuka A Love Supreme yang rutin menerbitkan berbagai ulasan mendalam mengenai dinamika internal klub. Kehadiran siniar Wise Men Say juga menjadi salah satu media favorit para pendukung yang menemani perjalanan naik turun klub dari tahun ke tahun.
Fenomena Unik Gelombang Suporter Meksiko dan Stadion Legendaris
Menariknya, klub ini mendadak kedatangan gelombang suporter asal Meksiko dalam jumlah besar menyusul promosi mereka ke kasta tertinggi Liga Inggris musim 2025 hingga 2026. Fenomena unik tersebut bermula dari tren daring di mana para pencinta sepak bola asal Meksiko sengaja mendukung klub Eropa secara acak guna membingungkan suporter internasional lainnya.
Dari segi kehadiran langsung di stadion, basis suporter Sunderland selalu mencatatkan rekor fantastis meski klub sempat mengalami masa-masa sulit dan terdegradasi. Pada musim 2018 hingga 2019, mereka bahkan memecahkan rekor jumlah penonton rata-rata di kasta ketiga sepak bola Inggris dengan angka mencapai lebih dari 32 ribu penonton per pertandingan di Stadium of Light.
Identitas para pendukung juga melekat erat dengan julukan resmi klub saat ini yaitu The Black Cats yang dipilih melalui pemungutan suara publik pada tahun 2000. Simbol kucing hitam tersebut sebelumnya telah lama menghiasi berbagai atribut merchandise resmi serta lambang klub jauh sebelum ditetapkan secara formal.
Kisah perjuangan emosional para pendukung setia ini juga diabadikan dalam serial dokumenter populer Netflix berjudul Sunderland "Til I Die yang diproduksi oleh Fulwell 73. Melalui dokumenter tersebut, publik sepak bola dunia dapat melihat secara langsung bagaimana loyalitas tanpa batas ditunjukkan oleh para suporter tatkala klub berjuang keluar dari keterpurukan.