Dua penonton WNBA asal Georgia, Kasey Thomason beserta putrinya yang berusia 17 tahun bernama Annie, mengalami insiden ketika menonton laga antara Atlanta Dream melawan Indiana Fever pada 16 Agustus 2026.
Kasey dan Annie hadir untuk mendukung pebasket Indiana Fever bernama Sophie Cunningham dengan mengenakan kaos bertuliskan XX-XY, namun menjelang akhir laga mereka didekati oleh petugas keamanan arena.
Petugas keamanan meminta mereka untuk menutupi kaos tersebut dengan pakaian lain atau meninggalkan arena setelah menerima aduan dari penonton pendukung Atlanta Dream yang memakai atribut pro-transgender.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak WNBA kemudian mengakui bahwa tindakan petugas keamanan tersebut merupakan sebuah kesalahan dan menyatakan bahwa insiden semacam itu seharusnya tidak sampai terjadi di area pertandingan.
Respons WNBA dan Tanggapan Keluarga Thomason
Keluarga Thomason menilai bahwa baik pendukung mereka maupun kelompok penonton pro-transgender sama-sama memiliki hak untuk mengekspresikan pandangan masing-masing secara bebas di area publik.
Menurut Kasey, aturan berpakaian di dalam stadion seharusnya diterapkan secara adil tanpa harus membungkam ekspresi dari kelompok suporter kubu mana pun yang hadir menyaksikan pertandingan.
Sebelumnya, insiden serupa juga pernah mencuat dalam laga antara Indiana Fever melawan Seattle Storm, di mana seorang pemilik saham minoritas klub diskors akibat perselisihan penonton.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak manajemen Atlanta Dream menegaskan bahwa pegawai klub tidak terlibat dalam keputusan keamanan liga yang meminta penonton menutup kaos mereka.