Manchester United resmi menjuarai Liga Europa 2017 setelah mengalahkan Ajax Amsterdam dengan skor 2-0 dalam pertandingan final yang digelar di Friends Arena, Solna, Stockholm, pada 24 Mei 2017. Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar perdana Setan Merah di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Gol kemenangan Manchester United tercipta melalui Paul Pogba pada menit ke-18 dan Henrikh Mkhitaryan tiga menit memasuki babak kedua. Gol Pogba tercipta dari tembakan jarak dekat yang mengenai Davinson Sanchez dan mengelabui kiper Ajax, sementara Mkhitaryan mencetak gol dengan tembakan akrobatik dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan Chris Smalling.
Kemenangan ini membawa Manchester United masuk dalam daftar elite klub Eropa yang berhasil memenangkan tiga trofi utama Eropa, yakni Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Winners. Mereka bergabung dengan Juventus, Ajax, Bayern Munich, dan Chelsea yang telah lebih dulu meraih prestasi serupa.
Bagi Ajax, kekalahan ini menjadi pahit karena mereka gagal meraih gelar Liga Europa kedua setelah sebelumnya juara pada 1992. Klub asal Belanda itu juga menjadi tim kelima yang kalah di final ketiga kompetisi Eropa berbeda, setelah Hamburger SV, Fiorentina, Arsenal, dan Liverpool.
Laga final ini juga menjadi momen emosional bagi Wayne Rooney yang masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir. Rooney yang bertugas sebagai kapten memimpin tim mengangkat trofi dalam pertandingan terakhirnya bersama Manchester United sebelum kembali ke Everton dua bulan kemudian.
Keamanan ketat diterapkan oleh polisi Stockholm menyusul ancaman teror yang meningkat, mengingat dua serangan pernah terjadi di kota tersebut pada 2010 dan sebulan sebelum final. Langkah antisipasi juga dilakukan untuk mencegah bentrokan antar pendukung kedua tim.
Wasit asal Slovenia, Damir Skomina, memimpin pertandingan dengan dibantu rekan-rekannya dari negara yang sama. Sebelum laga dimulai, dilangsungkan hening cipta untuk mengenang korban pengeboman di Manchester yang terjadi dua hari sebelum final, sehingga upacara pembukaan dipangkas secara signifikan.
Ander Herrera dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan berkat penampilan solidnya di lini tengah. Kemenangan ini juga memastikan tiket Manchester United ke Liga Champions musim berikutnya serta hak melawan Real Madrid di Piala Super UEFA 2017.
Final menjadi bukti taktik jitu Jose Mourinho yang mampu meredam permainan menyerang Ajax. Setan Merah tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang, sementara Ajax yang mendominasi penguasaan bola gagal menciptakan peluang berarti sepanjang pertandingan.