SSC Napoli atau lebih dikenal dengan Napoli adalah salah satu klub sepak bola paling bersejarah di Italia. Berbasis di kota Naples, Campania, klub ini bermain di kompetisi tertinggi Serie A. Dengan koleksi empat gelar liga, enam Coppa Italia, tiga Supercoppa Italiana, dan satu Piala UEFA, Napoli menjadi salah satu klub tersukses di Negeri Pizza.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sejarah Napoli dimulai pada 1926 setelah penggabungan dua klub kota, US Internazionale Napoli dan Naples Foot-Ball Club. Namun, kejayaan besar baru datang setelah kedatangan legenda Argentina, Diego Maradona, pada 1984. Bersama Maradona, Napoli meraih scudetto pertama dan kedua mereka pada 1987 dan 1990, ditambah Coppa Italia 1987 dan Piala UEFA 1989 yang menjadi trofi Eropa satu-satunya hingga saat ini.
Setelah era Maradona berakhir pada 1991, klub mengalami masa sulit hingga bangkrut dan harus direfondasi pada 2004 oleh produser film Aurelio De Laurentiis. Napoli bangkit kembali ke Serie A tiga tahun kemudian dan mulai konsisten bersaing di papan atas. Di era modern, mereka memenangkan tiga Coppa Italia (2012, 2014, 2020), dua Supercoppa Italiana (2014, 2025-26), dan dua scudetto (2023, 2025).
Stadion kandang Napoli adalah Stadio Diego Armando Maradona, sebelumnya bernama Stadio San Paolo, yang diubah namanya pada 2020 untuk menghormati sang legenda setelah kepergiannya. Dengan kapasitas besar dan atmosfer luar biasa, stadion ini menjadi saksi bisu berbagai momen bersejarah klub, termasuk gempa seismik yang terukur saat para fans bersorak.
Napoli memiliki basis penggemar terbesar keempat di Italia dan rivalitas sengit dengan beberapa klub. Rivalitas terkuat adalah dengan Juventus, yang dikenal sebagai Derby d'Italia, serta dengan AS Roma dalam Derby del Sole. Selain itu, persaingan dengan Inter Milan, AC Milan, dan klub regional seperti Salernitana juga cukup panas.
Warna khas Napoli adalah biru langit yang terinspirasi dari teluk Naples. Klub ini dijuluki "Azzurri" sama seperti tim nasional Italia. Maskot mereka adalah seekor keledai yang diberi nama "O Ciuccio", yang diadopsi dari ejekan lawan namun justru menjadi kebanggaan fans.
Napoli juga dikenal dengan suporter fanatiknya yang tergabung dalam berbagai kelompok ultra seperti Fedayn, Ultras Napoli, dan Mastiffs. Mereka dikenal sangat loyal dan sering menciptakan atmosfer pertandingan yang luar biasa. Bahkan, getaran suara mereka pernah terdeteksi oleh alat seismik di Universitas Naples.
Daftar pemain legendaris Napoli tidak hanya berhenti di Maradona. Nama-nama seperti Dino Zoff, José Altafini, Careca, Gianfranco Zola, hingga Marek Hamšík dan Dries Mertens juga menjadi bagian penting dari sejarah. Hamšík memegang rekor penampilan terbanyak, sementara Mertens adalah topskor sepanjang masa klub dengan 148 gol.
Di era kepelatihan Antonio Conte, Napoli kembali meraih kejayaan dengan scudetto 2024-25 dan Supercoppa 2025-26. Meski gagal mempertahankan gelar pada musim 2025-26, finis sebagai runner-up tetap menjadi pencapaian solid. Kini Napoli terus berjuang untuk menjadi kekuatan utama di panggung sepak bola Eropa.