Kabar baik menghampiri kubu klub asal Peru, Cienciano, setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (TAS) mengabulkan permohonan tindakan pencegahan yang diajukan oleh pelatih mereka. Sebagaimana diwartakan oleh media El Comercio Peru, keputusan tersebut resmi menangguhkan sanksi yang sebelumnya melarang Horacio Melgarejo untuk mendampingi tim di ajang Liga 1.
Berdasarkan laporan yang beredar, langkah hukum ini membuat sang juru taktik asal Argentina tersebut kembali diizinkan berdiri di area teknik lapangan hijau. Kendati demikian, putusan sanksi penangguhan ini belum bersifat final karena pihak TAS masih harus mendalami argumen lanjutan dari kedua belah pihak yang bersengketa.
Sebelumnya, Komisi Disiplin Federasi Sepak Bola Peru (FPF) menjatuhkan hukuman berat berupa larangan mendampingi tim selama satu tahun penuh akibat komentar kontroversial sang pelatih. Kemarahan Melgarejo memuncak usai timnya tersingkir dari ajang Copa de la Liga, di mana ia melontarkan kritik pedas terhadap kualitas turnamen tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam pernyataan kontroversialnya kala itu, Melgarejo sempat melontarkan kritik tajam kepada Presiden FPF, Agustin Lozano. "Feliz karena kami bisa keluar dari piala sialan ini. Kompetisi ini sangat mengerikan," ujar sang pelatih saat itu, sembari menyindir aktivitas petinggi sepak bola nasional yang dinilai tidak sejalan dengan realitas kompetisi domestik.
Kini, dengan adanya lampu hijau dari badan arbitrase internasional, Cienciano bernapas lega karena bisa kembali mengandalkan arahan langsung dari sang pelatih kepala. Melgarejo dipastikan dapat memimpin skuad asuhannya di pinggir lapangan hingga TAS mengeluarkan keputusan akhir terkait kasus kedisiplinan tersebut.