Klub Australian Football League (AFL) Sydney Swans tengah diguncang badai skandal serius setelah lima pemain utamanya harus dijatuhi sanksi skorsing. Kelima pemain tersebut kedapatan melanggar standar klub usai merayakan kemenangan atas Essendon di Melbourne.
Berdasarkan laporan media, kepolisian dari satuan kejahatan seksual Victoria saat ini tengah menyelidiki laporan dugaan penyerangan seksual yang melibatkan salah satu pemain. Kendati demikian, pihak kepolisian hingga kini belum melakukan penuntutan maupun penangkapan resmi.
Menanggapi situasi panas ini, pelatih Sydney Swans Dean Cox dan kapten tim Callum Mills menggelar konferensi pers untuk meluruskan berbagai rumor miring. Mills dengan tegas membantah adanya keretakan atau perpecahan di antara para penggawa tim pasca insiden tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami benar-benar kecewa atas tindakan kelima pemain ini," ujar Mills sebagaimana diwartakan oleh ABC News, seraya menambahkan bahwa seluruh anggota tim sepakat mendukung sanksi yang dijatuhkan pihak klub.
Sementara itu, pelatih Dean Cox mengakui bahwa insiden ini telah mencoreng reputasi dan kultur positif yang selama ini dibangun oleh klub. Kendati demikian, ia bertekad untuk bekerja keras mengembalikan kepercayaan publik serta para pendukung setia.
"Kultur kami tidak sempurna, kami akan bekerja sekeras mungkin untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari komunitas," ungkap Cox dalam keterangan persnya.
Menjelang pertandingan akhir pekan ini, manajemen klub berharap para suporter tetap memberikan dukungan penuh di tengah badai kontroversi. Sydney Swans dijadwalkan menghadapi North Melbourne di SCG dalam laga penutup musim reguler.