Menjelang bergulirnya musim baru Premier League yang dibuka dengan laga seru antara Arsenal menghadapi Coventry City, para manajer di seluruh dunia kembali disibukkan dengan strategi meracik tim Fantasy Premier League atau FPL.
Sebagaimana dilaporkan oleh media independen, setiap peserta dihadapkan pada tantangan klasik yaitu membangun skuad kompetitif dengan batasan anggaran sebesar 100 juta poundsterling, sambil menyeimbangkan antara pemain bintang berharga mahal dan permata tersembunyi.
Untuk posisi lini serang, Erling Haaland dari Manchester City masih memegang status sebagai pemain termahal sepanjang sejarah FPL dengan banderol 15,5 juta poundsterling dan menjadi opsi wajib bagi sebagian besar manajer.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara Sepak Bola/biografi-nam-tae-hee-gelandang-serang-profesional-dan-tim-nasional-korea-selatan" class="internal-link">di lini tengah, nama-nama beken seperti Bruno Fernandes, Bukayo Saka, hingga Cole Palmer menawarkan opsi mendulang poin melimpah meski harus diimbangi dengan kejelian melihat jadwal pertandingan serta kondisi kebugaran mereka.
Bagi manajer yang ingin menghemat anggaran, deretan pemain dari kategori menengah hingga murah seperti Joao Pedro, Phil Foden, hingga sejumlah talenta baru bisa menjadi alternatif cerdas untuk mendongkrak perolehan poin akhir musim.